Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 30 Juii 2026 30 Jul 2026 Festival Al Jabbar Dimatangkan, Kolaborasi Lintas Kampus dan Budayawan Menguat 30 Jul 2026 Resmi Jadi Aset Pemprov, Teras Cihampelas Segera Dibongkar 30 Jul 2026 GAC Rayakan 30 Juta Pemilik Global, Tebar Harga Spesial Mobil Listrik di GIIAS 2026 30 Jul 2026 Bandung Diguyur Hujan Ringan Hari Ini, BMKG Imbau Warga Siapkan Payung 30 Jul 2026 Jadwal Piala AFF 2026: Indonesia Tantang Timor Leste 29 Jul 2026 Persebaya Unggul 1-0 atas PSMS Lewat Sundulan Yuran 29 Jul 2026 Warga Kuningan Temukan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan 29 Jul 2026 Igor Tolic Puji Penampilan Gemilang Pemain Muda Persib 29 Jul 2026 FK PKBM Kota Bandung Tingkatkan Literasi di Pendidikan Nonformal 29 Jul 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 30 Juii 2026 30 Jul 2026 Festival Al Jabbar Dimatangkan, Kolaborasi Lintas Kampus dan Budayawan Menguat 30 Jul 2026 Resmi Jadi Aset Pemprov, Teras Cihampelas Segera Dibongkar 30 Jul 2026 GAC Rayakan 30 Juta Pemilik Global, Tebar Harga Spesial Mobil Listrik di GIIAS 2026 30 Jul 2026 Bandung Diguyur Hujan Ringan Hari Ini, BMKG Imbau Warga Siapkan Payung 30 Jul 2026 Jadwal Piala AFF 2026: Indonesia Tantang Timor Leste 29 Jul 2026 Persebaya Unggul 1-0 atas PSMS Lewat Sundulan Yuran 29 Jul 2026 Warga Kuningan Temukan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan 29 Jul 2026 Igor Tolic Puji Penampilan Gemilang Pemain Muda Persib 29 Jul 2026 FK PKBM Kota Bandung Tingkatkan Literasi di Pendidikan Nonformal 29 Jul 2026

BBCA Tertekan, Asing Lepas Saham Rp328 Miliar

Desi Rossilawati
Senin, 8 Juni 2026 | 15:26 WIB
Bagikan
BBCA Tertekan, Asing Lepas Saham Rp328 Miliar

Ilustrasi./visi.news/ist.

VISI.NEWS | BANDUNG - Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berada dalam tekanan pada perdagangan Senin (8/6/2026). Hingga akhir sesi pertama, saham emiten perbankan terbesar di Indonesia tersebut melemah 2,27 persen ke level 4.960 setelah dalam beberapa hari terakhir terus bergerak di zona merah.

Pelemahan ini terjadi di tengah derasnya aksi jual investor asing. Berdasarkan data perdagangan, saham BBCA mencatat net sell asing sekitar Rp 328,23 miliar dengan volume bersih mencapai 66,24 juta saham. Dalam sepekan terakhir, tekanan terhadap saham BBCA juga cukup besar dengan penurunan hampir 13 persen.

Meski demikian, pergerakan pasar menunjukkan adanya minat beli yang masih bertahan. Data perdagangan memperlihatkan saham BBCA justru membukukan net buy sekitar Rp 149,5 miliar dari pelaku pasar tertentu. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa di tengah aksi jual yang dominan, masih ada investor yang melihat peluang pada koreksi harga yang terjadi.

Sepanjang sesi pertama, sebanyak 409,64 juta saham BBCA berpindah tangan dengan nilai transaksi mencapai Rp 2,03 triliun. Tingginya aktivitas perdagangan menunjukkan saham ini tetap menjadi perhatian utama investor meski sedang mengalami tekanan.

Dari sisi teknikal, CGS International Sekuritas memperkirakan saham BBCA masih berpotensi bergerak melemah dengan area support berada di level 4.975 dan 4.875. Namun peluang pemulihan tetap terbuka apabila harga mampu kembali menembus area pivot 5.175, dengan target resistance berikutnya di level 5.275 hingga 5.475.

Pergerakan ini menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase menimbang antara sentimen jual jangka pendek dan keyakinan sebagian investor terhadap prospek jangka panjang emiten perbankan tersebut. Karena itu, arah pergerakan BBCA dalam beberapa hari ke depan akan menjadi perhatian penting bagi pelaku pasar.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.