Menag Nasaruddin Umar: Tidak Ada Toleransi bagi Pegawai Terlibat Uang Palsu di UIN Alauddin Makassar
"Kita bersihkan seluruh akar-akarnya. Saya minta berkolaborasi dengan polisi, pihak-pihak berwajib untuk membersihkan seluruh akar-akarnya. Bukan hanya di kampus, tapi juga di Sulawesi Selatan dan seluruh Indonesia," katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak terlibat dalam tindak pidana pemalsuan uang.
"Jangan ada yang mencoba-coba untuk melakukan penggandaan uang palsu, sebab polisi kita sangat canggih sekarang. Tidak bakalan tidak ditangkap, dan itu gampang dideteksi," ucap Menag Nasaruddin Umar menandaskan.
Polisi Bongkar Pabrik Uang Palsu di UIN Alauddin
Sebelumnya diberitakan, Polisi mengungkap pabrik percetakan uang palsu yang diduga beroperasi di dalam kampus UIN Alauddin, Samata, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Pengungkapan ini mengejutkan masyarakat karena melibatkan oknum pejabat dan pegawai kampus
Dari informasi yang dihimpun, uang palsu senilai ratusan juta rupiah telah diamankan oleh jajaran Polres Gowa. Selain itu, sejumlah alat yang digunakan untuk memproduksi uang palsu juga disita dari lokasi kejadian.
Kasus dugaan pabrik uang palsu ini terungkap setelah personel Polsek Pallangga mengamankan seorang terduga pelaku yang mengedarkan uang palsu pada (26/11/2024) lalu. Dari hasil pengembangan, polisi menemukan lokasi produksi uang palsu yang ternyata berada di dalam lingkungan kampus UIN Alauddin.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!