Memanfaatkan Momentum Inovasi guna Meningkatkan Transformasi Digital dan Teknologi Pintar
Pertama, jenjang infrastruktur, mengubah kolaborasi TIK menjadi kemampuan mengintegrasikan sumber daya strategis secara elastis. Liu Kang berkata, "Salah satu manifestasi intuitifnya adalah koneksi kini beralih dari uplink 100 Mbit/s, downlink Gbit/s, serta kapabilitas cloud native menuju koneksi baru dengan karakteristik seperti uplink Gbit/s, downlink 10 Gbit/s, serta endogenous intelligence. Berbasiskan koneksi baru, kombinasi jaringan + komputasi, kebutuhan sinergi cloud-network, kolaborasi cloud-edge, dan sinergi cloud-device pun mengemuka."
"Poin kedua, jenjang operasional, yakni mengubah data masif menjadi kemampuan menangani skenario kompleks dengan cepat. Dari agregasi data hingga agregasi data + dukungan berteknologi pintar semakin mempercepat transfer data dalam aktivitas produksi dan kehidupan manusia. Dengan demikian, hal ini mewujudkan kegiatan operasional berteknologi pintar pada seluruh proses dan aktivitas bisnis, serta secara langsung meningkatkan pengalaman dan efisiensi hingga dua kali lipat. Maka, inovasi berkelanjutan menjadi modelnya.
Poin ketiga, jenjang layanan digital, yaitu mengubah layanan berdaya saing menjadi kemampuan merangsang inovasi dengan cepat. Dengan transformasi digital, operator dapat sepenuhnya mengandalkan keunggulan SIM sebagai titik masuk natural, serta menyediakan layanan digital inovatif yang kian lengkap.
Menghadapi masa depan, Liu Kang berkata, "Gelombang baru era digital yang berteknologi pintar segera hadir. Huawei akan terus bekerja sama dengan industri dan selalu mempromosikan transformasi digital, sekaligus mempercepat transformasi potensi inovasi menjadi momentum perkembangan industri."
MWC Shanghai 2023 berlangsung dari 28-30 Juni di Shanghai, Tiongkok. Huawei memamerkan produk dan solusinya di stan E10 dan E50 di Hall N1, Shanghai New International Expo Centre (SNIEC). Bersama operator global, praktisi industri, serta pemuka opini, Huawei mengulas berbagai topik, seperti mempercepat kesuksesan 5G, menyambut era 5,5G, serta transformasi digital yang berteknologi pintar. Teknologi 5,5G menciptakan nilai tambah bisnis yang baru di sejumlah bidang, seperti menghubungkan manusia, Internet of Things (IoT), dan Internet of Vehicles (IoV), serta mendukung berbagai industri menuju dunia pintar. @nia
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!