Memaknai Debat di Belantara Hutan Demokrasi

ED
Sabtu, 10 Februari 2024 | 14:16 WIB
Bagikan
Memaknai Debat di Belantara Hutan Demokrasi

Hal itu bisa meliputi gender, jenis kelamin, orientasi seksual, suku, ras, agama, warna kulit, bentuk mata, dan lain semacamnya sehingga debat menjadi tak substansial serta cenderung menjadi perundungan, penghinaan, caci maki dan penghujatan. Untuk itulah koridor budaya bisa bicara untuk mengingatkan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang luhur yang senantiasa menjaga marwah dan kehormatan lawan bicara, bahkan lawan politik sekalipun. Lawan politik bukanlah musuh yang harus diperangi, melainkan mitra berdemokrasi sehingga demokrasi berkembang dan semakin dewasa.***

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.