Melihat Antusias Warga Kebonpedes Sukabumi Manfaatkan Jembatan Gantung Prima Jantake
Jembatan Gantung Prima Jantake di Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi./visi.news/ist.
VISI.NEWS - Warga Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi antusias atas berfungsinya Jembatan Gantung Prima Jantake. Jembatan yang melintang di atas Sungai Cimandiri itu, diresmikan Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo bersama Bupati Sukabumi Asep Japar, dan Dandim 0607/Kota Sukabumi, Letkol Inf Beny Syafri setelah dilakukannya revitalisasi.
Peresmian jembatan dilakukan pada Sabtu (4/7/2026) siang, setelahnya warga langsung hilir mudik melewati jembatan gantung sepanjang 35 meter yang kini telah kokoh. Apalagi area Sungai Cimandiri yang berada disekitar jembatan menjadi lokasi wisata murah meriah. Di sungai itu, warga datang untuk berenang maupun melakukan kegiatan wisata lainnya.
Sedangkan bagi petani, jembatan itu begitu penting untuk mempermudah akses mereka ketika hendak pergi ke kebun atau sawah, begitu pula saat menjual hasil panen.
Hal itu seperti diungkapkan, Jaja (64) warga Desa Sasagaran.
"Jembatan ini sangat bermanfaat bagi warga Sasagaran. Sebab lahan pertanian warga banyak di sebrang jembatan di Kecamatan Gegerbitung," ujar Jaja dikutip dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Dia mengungkapkan, dulunya jembatan tersebut waswas apabila dilintasi sebab dibangun dari bambu. Saat ini, dia dan warga lainnya tak lagi risau saat melewati jembatan tersebut, karena jembatan kini sudah kokoh.
"Dulu itu dari bambu. Kalau sekarang sudah lebih bagus dan kokoh. Sehingga tidak takut ketika melewatinya," ucapnya.
Sementara itu, Bupati Sukabumi Asep Japar mengatakan, kehadiran jembatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat. Terutama dari aksesibilitas dan perekonomian warga.
"Jembatan hasil kolaborasi bersama Polres Sukabumi Kota dan pihak lainnya ini, sangatlah bermanfaat. Terutama dalam peningkatan perekonomian warga," ungkapnya.
Menurutnya, kolaborasi yang sangat baik ini harus terus terjaga. Hal itu demi memajukan Kabupaten Sukabumi.
"Mari kita terus berkolaborasi untuk memajukan Kabupaten Sukabumi. Kepada warga tolong jaga dan rawat jembatan ini agar terus awet," ungkapnya.
Jembatan sepanjang 35 meter itu sebelumnya beberapa kali diperbaiki secara swadaya oleh warga karena kondisinya yang kerap mengalami kerusakan. Kini, setelah direvitalisasi oleh Polres Sukabumi Kota, jembatan tersebut berdiri kokoh dan menjadi akses yang lebih aman serta nyaman bagi masyarakat.
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo bersyukur dengan diresmikannya jembatan tersebut, setelah dilakukannya revitalisasi dalam waktu 40 hari oleh pihak ketiga.
"Kami berharap jembatan ini dapat berfungsi sebagai penghubung aktivitas masyarakat, mulai dari anak-anak yang berangkat sekolah, warga yang mengangkut hasil pertanian, hingga masyarakat yang membutuhkan akses lebih cepat menuju rumah sakit dalam kondisi darurat,” kata Sentot.
Ia menjelaskan, secara konstruksi jembatan mampu menahan beban 20 hingga 30 orang. Namun demi menjaga usia pakai dan keselamatan, kapasitas penggunaan dibatasi maksimal 10 orang atau dua sepeda motor yang melintas secara bergantian.
“Kami sudah berkoordinasi dengan kepala desa agar pengelolaan dan perawatan jembatan dilakukan dengan baik. Selain itu, Polsek dan Koramil juga akan melakukan patroli rutin untuk memastikan jembatan tetap terjaga dan aman digunakan masyarakat,” ujarnya.
Sentot menyatakan jembatan ini bukan hanya menjadi penghubung aktivitas masyarakat, tetapi berkembang sebagai akses menuju tempat wisata.
"Ada rencana pengembangan seperti arung jeram maupun spot swafoto. Saat ini saja sudah terlihat setiap hari sekitar 500 orang berkunjung ke lokasi, terutama pada pagi dan sore hari. Tentunya ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” ucapnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!