Melalui DEWG, Kominfo Konsolidasikan Isu Digital Presidensi G20 Indonesia untuk Wujudkan Pemulihan yang Tangguh

ED
Rabu, 9 Maret 2022 | 07:45 WIB
Bagikan
Melalui DEWG, Kominfo Konsolidasikan Isu Digital Presidensi G20 Indonesia untuk Wujudkan Pemulihan yang Tangguh

Oleh karena itu, Sekjen Kementerian Kominfo mengharapkan pembahasan isu digital mencerminkan aspirasi transformasi digital di Indonesia agar bersifat inklusif, memberdayakan, dan berkelanjutan.

“Untuk mewujudkan aspirasi tersebut, DEWG mengangkat tiga isu prioritas untuk mengukuhkan kepemimpinan DEWG dalam pembahasan isu-isu digital di Presidensi G20 Indonesia yaitu Connectivity and Post Covid-19 Recovery, Digital Skills and Digital Literacy, dan Cross-Border Data Flow and Data Free-Flow with Trust,” jelasnya.

Selain relevansinya terhadap Isu Prioritas Presidensi G20, isu-isu prioritas yang diangkat DEWG beririsan erat dengan pembahasan isu-isu digital dalam berbagai working group dan engagement group. Sehingga, isu digital dapat dikatakan sebagai isu lintas sektor.

Sekjen Kementerian Kominfo menambahkan, perjalanan Indonesia untuk mencapai transformasi digital yang inklusif, memberdayakan, dan berkelanjutan masih panjang. Walau demikian, Chair DEWG G20 menyatakan optimisme terhadap sinergi lintas sektor untuk konsolidasi isu digital dalam Presidensi G20 Indonesia.

“Melalui strategi ini, teknologi digital akan dapat menjadi sumber semangat Indonesia dan dunia untuk pulih bersama, bangkit lebih tangguh,” tandasnya.

Dalam 1st Internal Workshop DEWG G20 juga hadir Staf Khusus Menkominfo Bidang Digitalisasi dan SDM atau Alternate Chair DEWG, Dedy Permadi; Direktur Ekonomi Digital Ditjen Aptika, I Nyoman Adhiarna; serta Direktur Pemberdayaan Informatika, Bonie Pudjianto.

Hadir pula Deputi Bidang Koordinasi Kerjasama Ekonomi Internasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Co-Sherpa G20 Indonesia, Edi Prio Pambudi; dan Staf Khusus Menteri Luar Negeri untuk Penguatan Program-Program Prioritas Kementerian Luar Negeri sekaligus Co-Sherpa G20 Indonesia, Dian Triansyah Djani; Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital Ketenagakerjaan dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Mohammad Rudy Salahuddin; perwakilan National Knowledge Partner dari Unversiats Indonesia, Universitas Padjadjaran, Universitas Gadjah Mada serta National Strategic Stakeholders antara lain MASTEL, APJII, Siberkreasi, idEA, ABDI, ICSF, dan id-IGF. @alfa

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.