Meity Minta Napi Manfaatkan Momentum Ramadhan untuk Perbaikan Diri
VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota DPR RI dari Komisi XIII, Meity Rahmatia, menyampaikan harapannya agar pada bulan suci Ramadhan tahun ini banyak narapidana (napi) yang berubah menjadi lebih baik serta memiliki catatan perilaku yang dapat menjadi pertimbangan pemberian remisi selama berada di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan).
Harapan ini ia sampaikan saat ditemui sejumlah wartawan usai acara berbuka puasa bersama di Makassar pekan lalu. Bulan suci Ramadhan, kata politisi Partai Keadilan Sejahtera itu, merupakan momentum untuk berbenah karena puasa menuntut manusia menahan hawa nafsu dan dapat membentuk pribadi yang lebih saleh atau taat kepada Allah SWT.
“Dengan perilaku yang baik maka bisa menjadi pertimbangan diberikannya remisi saat Idulfitri nanti sehingga sangat berpengaruh pada pengurangan beban kapasitas lapas. Semangat KUHP baru, semakin banyak yang mendapat remisi maka semakin baik,” jelas Meity ketika dikonfirmasi, Selasa (3/3/2026).
Ia menerangkan lebih lanjut bahwa ke depan program remisi dapat lebih banyak diberikan untuk membantu menyelesaikan masalah kelebihan kapasitas.
“Kondisi lapas dan rutan saat ini sudah tidak ideal karena melebihi kapasitas. Arus orang yang masuk lapas sebagai warga binaan tidak pernah berkurang. Tren terus bertambah setiap tahun. Kondisi ini menjadikan lapas semakin sesak,” ungkapnya.
Meity mengatakan ia telah melakukan kunjungan ke lapas dan rutan di berbagai daerah.
“Saya menyaksikan sendiri bagaimana kondisi lapas, jumlah warga binaan di dalam sangat melebihi daya tampung. Kamar untuk 10 orang diisi 20 sampai 30 orang. Kasihan. Bagaimanapun, aspek-aspek kemanusiaan tetap menjadi pertimbangan dalam pembinaan di lapas dan rutan,” terangnya.
Apa yang menjadi harapan Meity cukup beralasan. Center for Detention Studies (CDC) baru-baru ini merilis hasil riset dan simulasi tentang daya tampung lapas sepanjang 2025. Mereka mengungkap bahwa setiap tahunnya terdapat 60.000 hingga 80.000 narapidana keluar dari lapas dan rutan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!