Media Oman Soroti Debut Pahit Tarik Sektioui
Selebrasi Ole Romeny dalam laga Timnas Indonesia vs Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6/2026)./visi.news/bola/com.
VISI.NEWS | BANDUNG - Debut pelatih asal Maroko, Tarik Sektioui, bersama Timnas Oman berakhir kurang memuaskan setelah tim asuhannya menelan kekalahan telak 0-3 dari Timnas Indonesia dalam laga persahabatan internasional di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2026) malam WIB.
Pada pertandingan tersebut, Timnas Indonesia tampil dominan dan berhasil mencetak tiga gol melalui Justin Hubner pada menit ke-13, Ole Romeny menit ke-28, serta Ragnar Oratmangoen pada menit ke-56.
Tarik Sektioui ditunjuk oleh Federasi Sepak Bola Oman (OFA) pada 22 Maret 2026 untuk menggantikan Carlos Queiroz yang menerima tawaran melatih Timnas Ghana. Meski telah menjabat selama lebih dari dua bulan, laga melawan Indonesia menjadi pertandingan pertamanya sebagai pelatih kepala Timnas Oman.
Saat ini, Oman tengah menjalani pemusatan latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Piala Teluk 2026 yang akan digelar pada September mendatang serta Piala Asia 2027. Namun, alih-alih meraih hasil positif setelah terakhir kali bertanding pada Desember 2025, skuad berjuluk Al Ahmar justru kesulitan mengimbangi permainan tim tuan rumah.
Disorot Media Oman
Kekalahan tersebut mendapat perhatian dari media Oman. Oman Observer menilai debut Tarik Sektioui bersama Timnas Oman tidak berjalan sesuai harapan, terlebih lawan yang dihadapi berada di bawah Oman dalam peringkat FIFA.
"Pelatih kepala baru Oman, Tarik Sektioui, memulai kiprahnya dengan kurang memuaskan saat Timnas Oman menelan kekalahan 3-0 dari tuan rumah Indonesia dalam pertandingan persahabatan internasional di Jakarta pada Jumat," tulis Oman Observer dikutip, Sabtu (6/6/2026).
Hasil tersebut juga dinilai cukup memalukan bagi Oman. Pasalnya, tim tersebut tercatat belum pernah kalah dari Indonesia selama 38 tahun sejak pertemuan terakhir kedua tim pada 1988.
Selain itu, kekalahan dari Indonesia membuat Oman kehilangan 6,56 poin dalam perhitungan ranking FIFA, meskipun tidak memengaruhi posisi mereka yang masih berada di peringkat ke-79 dunia. Sebaliknya, tambahan 6,56 poin membantu Indonesia naik ke posisi ke-118 dunia.
Sudah Diprediksi Akan Kesulitan
Sebelum pertandingan berlangsung, media Oman lainnya, Al Watan, sebenarnya telah mengingatkan bahwa Timnas Indonesia bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Penampilan skuad Garuda pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 dinilai menjadi indikator meningkatnya kekuatan sepak bola Indonesia.
"Tim Indonesia menunjukkan level teknik yang sangat baik di kualifikasi Piala Dunia terakhir, mencapai babak play-off sebelum tersingkir oleh Arab Saudi dan Irak," tulis Al Watan.
Media tersebut juga menyoroti kontribusi besar para pemain diaspora yang memperkuat skuad Merah Putih dalam beberapa tahun terakhir.
"Tim Indonesia memiliki pemain berpengalaman, terutama sejumlah pemain naturalisasi yang telah banyak berkontribusi bagi tim dan telah menempatkan tim Indonesia pada posisi yang kompetitif setelah sebelumnya menjadi tim yang tidak dianggap serius di Asia," tambahnya.
Fokus Laga Berikutnya
Usai kekalahan dari Indonesia, Timnas Oman dijadwalkan kembali menjalani laga uji coba menghadapi Mozambik pada Minggu (7/6/2026) di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.
Kemenangan menjadi target utama bagi Tarik Sektioui dan anak asuhnya guna memulihkan kepercayaan diri tim sekaligus memperbaiki performa menjelang agenda resmi yang akan dihadapi dalam beberapa bulan ke depan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!