Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

MDTA di Nyalindung Sukabumi Ambruk Akibat Cuaca Ekstrem, Belajar Siswa dipindah ke Mushola

Desi Rossilawati
Jumat, 16 Januari 2026 | 20:08 WIB
Bagikan
MDTA di Nyalindung Sukabumi Ambruk Akibat Cuaca Ekstrem, Belajar Siswa dipindah ke Mushola

VISI.NEWS | SUKABUMI - Bangunan Madrasah Diniyah Takmilyah Awaliyah (MDTA) di Kampung Babakan RT 04/003, Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, ambruk akibat diterjang cuaca ekstrem berupa hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (14/1/2026).

"Yang ambruk itu atapnya saja. Jadi itu ada satu lokal ada dua ruangan kelas, yang satunya masih aman, namun yang satunya lagi ambruk karena cuaca ekstrem berupa hujan yang terus menerus," ujar Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nyalindung Ahmad.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut karena peristiwa terjadi di luar jam aktivitas belajar mengajar, yakni sekitar pukul 18.30 WIB. Namun, ambruknya bangunan tersebut mengakibatkan aktivitas belajar mengajar di madrasah terganggu. Sebab satu ruangan lainnya juga terancam ambruk.

"Untuk sementara bangunan tersebut dikosongkan, untuk kegiatan pembelajaran dialihkan sementara ke mushola dulu, informasi dari kepala MDTA ," ujar Ahmad.

Selain akibat faktor alam, ambruknya MDTA tersebut disebabkan juga oleh usia bangunan yang sudah tua. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.