Mayat Mr. X Ditemukan di Kaki Gunung Gede di Sukabumi
Ilustrasi./visi.news/ist.
Lokasi penemuan mayat berada cukup jauh dari permukiman warga. Untuk mencapainya hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki selama sekitar dua jam. Rombongan berangkat dari permukiman sekitar pukul 09.00 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 11.00 WIB.
Menurutnya, berdasarkan keterangan keponakannya, saat dicek pada Minggu kondisi mayat masih dalam keadaan perut membengkak. Namun ketika didatangi bersama petugas pada Senin, perut jenazah sudah mengempis, tubuhnya dipenuhi belatung, dan bagian wajah telah menjadi tengkorak.
Selain itu, posisi mayat juga diduga bergeser akibat hujan deras yang mengguyur kawasan hutan pada Minggu malam.
"Saat dilihat oleh keponakan hari Minggu, perutnya kembung, tapi di hari Senin, perutnya sudah kempes, banyak belatung. Posisi kakinya berubah, bergeser. Dari jarak 10 meter, baunya sudah tercium," ujarnya.
Mayat ditemukan mengenakan kaos abu-abu tanpa celana. Judin juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk mencari barang-barang yang berkaitan dengan korban, namun tidak menemukan apa pun.
Berdasarkan hasil musyawarah bersama, jenazah akhirnya dimakamkan tidak jauh dari lokasi penemuan. Sebelum dimakamkan, petugas Puskesmas mengambil sampel gigi dan rambut untuk kepentingan identifikasi.
Judin mengungkapkan, sekitar satu bulan sebelum penemuan mayat, warga sempat melihat seorang pria tak dikenal mondar-mandir di sekitar kampung. Terakhir kali, pria tersebut terlihat berada di sebuah saung milik warga sebelum akhirnya menghilang.
"Warga lapor ke saya, 'Pak RT ada yang mondar-mandir terus, coba periksa di saung.' Ketika saya hendak memeriksa, orangnya sudah tidak ada. Kemungkinan pergi ke gunung. Itu sekitar sebulan yang lalu," ujar Judin.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!