Maxim Hadirkan Car EV di Jabodetabek, Dorong Transportasi Hijau

ED
PN
Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:23 WIB
Bagikan
Maxim Hadirkan Car EV di Jabodetabek, Dorong Transportasi Hijau

Kendaraan listrik tidak menggunakan bahan bakar minyak seperti mobil konvensional. Biaya perawatan juga relatif berbeda karena kendaraan listrik tidak memerlukan sejumlah komponen yang umum ditemukan pada kendaraan bermesin pembakaran internal, seperti oli mesin, belt, maupun busi.

"Pengembangan layanan Car EV juga didorong efisiensi biaya. Kendaraan listrik membantu pengemudi menghemat biaya bahan bakar dan perawatan karena tidak memerlukan penggantian oli, belt, maupun busi," ujar Development Director Maxim Indonesia, Dirhamsyah.

Menurutnya, pertumbuhan minat masyarakat terhadap transportasi ramah lingkungan turut menjadi faktor yang mendorong pengembangan layanan tersebut.

Semakin banyak penumpang yang memilih kendaraan listrik melalui aplikasi transportasi online, semakin besar pula peluang bagi mitra pengemudi untuk memperoleh permintaan perjalanan menggunakan kendaraan listrik.

Selain keuntungan dari sisi operasional kendaraan, mitra pengemudi Car EV juga mendapatkan skema komisi aplikasi yang lebih rendah sehingga diharapkan dapat memberikan keuntungan yang lebih menarik.

Tarif Sedikit Lebih Tinggi

Maxim menyadari bahwa layanan kendaraan listrik masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait infrastruktur pengisian daya yang belum merata.

Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat tarif Car EV disesuaikan sedikit lebih tinggi dibandingkan layanan mobil konvensional Maxim.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.