Maxim Gandeng Cheshire, Buka Peluang Kerja Inklusif
“Program bebas komisi dan perlindungan sosial merupakan bentuk investasi kami dalam menciptakan kesempatan yang setara di tengah perkembangan ekonomi digital,” kata Dirhamsyah.
Dalam acara penandatanganan MoU tersebut, Maxim juga memperkenalkan sejumlah kendaraan yang telah dimodifikasi khusus guna mendukung kebutuhan pengemudi penyandang disabilitas. Modifikasi tersebut mencakup penyesuaian pedal gas dan rem pada kendaraan roda empat, serta perubahan pada bagian tempat duduk kendaraan roda dua agar lebih nyaman dan aman digunakan.
Upaya perusahaan dalam mendukung aksesibilitas sebenarnya telah dilakukan sebelumnya melalui berbagai inovasi layanan. Beberapa fitur yang telah tersedia di aplikasi Maxim antara lain dukungan TalkBack untuk pengguna tunanetra, fitur percakapan bagi penumpang dengan gangguan pendengaran, serta notifikasi khusus kepada pengemudi ketika penumpang membutuhkan bantuan tambahan selama perjalanan.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat jumlah penyandang disabilitas di Indonesia masih cukup besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat sekitar 22,97 juta penyandang disabilitas atau sekitar 8,5 persen dari total populasi Indonesia.
Kelompok ini juga masih menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi. Tingkat kemiskinan penyandang disabilitas mencapai 11,42 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 8,57 persen. Dari sekitar 720.748 penyandang disabilitas yang bekerja, sebanyak 75 persen masih berada di sektor informal dan hanya 2,8 persen yang memiliki pendidikan tinggi.
Ketua Yayasan Cheshire Indonesia, Janthy Nihardjo, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, dukungan yang diberikan Maxim dapat membantu memperluas akses penyandang disabilitas terhadap mobilitas dan kesempatan kerja yang lebih baik.
“Kerja sama ini sangat berarti karena membuka akses yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk bermobilitas, bekerja, dan hidup mandiri. Kami sangat mengapresiasi komitmen Maxim dalam menghadirkan peluang yang lebih inklusif bagi semua,” ujar Janthy Nihardjo.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!