Maxim Gandeng Cheshire, Buka Peluang Kerja Inklusif

ED
Minggu, 28 Juni 2026 | 11:08 WIB
Bagikan
Maxim Gandeng Cheshire, Buka Peluang Kerja Inklusif

VISI.NEWS | JAKARTA – Maxim Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Yayasan Cheshire Indonesia. Kerja sama ini tidak hanya menghadirkan bantuan transportasi bagi para penerima manfaat yayasan, tetapi juga membuka peluang kemitraan bebas komisi bagi penyandang disabilitas yang ingin bergabung sebagai mitra pengemudi Maxim.

Kolaborasi tersebut menjadi langkah konkret dalam mendorong terciptanya kesempatan ekonomi yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas di Indonesia. Saat ini, tingkat partisipasi angkatan kerja penyandang disabilitas tercatat sekitar 44 persen, masih jauh di bawah rata-rata nasional yang mencapai 69 persen.

Development Director Maxim Indonesia, Dirhamsyah, mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menciptakan akses yang lebih luas bagi penyandang disabilitas dalam menjalani kehidupan yang mandiri dan produktif.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi penyandang disabilitas agar dapat hidup mandiri dan mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujar Dirhamsyah.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Maxim menyalurkan saldo perjalanan senilai Rp18 juta kepada Yayasan Cheshire Indonesia. Bantuan tersebut akan digunakan untuk mendukung kebutuhan mobilitas para penerima manfaat yayasan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan pendidikan, pekerjaan, maupun layanan sosial lainnya.

Tidak hanya itu, Maxim juga meluncurkan program khusus bagi penyandang disabilitas yang bergabung sebagai mitra pengemudi. Melalui program ini, para mitra dapat menikmati skema bebas komisi sehingga seluruh pendapatan yang diperoleh dapat diterima secara penuh tanpa potongan.

Selain mendapatkan manfaat finansial yang lebih besar, mitra pengemudi penyandang disabilitas juga memperoleh perlindungan sosial melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan. Inisiatif ini disebut sebagai yang pertama diterapkan oleh platform transportasi online di Indonesia.

“Program bebas komisi dan perlindungan sosial merupakan bentuk investasi kami dalam menciptakan kesempatan yang setara di tengah perkembangan ekonomi digital,” kata Dirhamsyah.

Dalam acara penandatanganan MoU tersebut, Maxim juga memperkenalkan sejumlah kendaraan yang telah dimodifikasi khusus guna mendukung kebutuhan pengemudi penyandang disabilitas. Modifikasi tersebut mencakup penyesuaian pedal gas dan rem pada kendaraan roda empat, serta perubahan pada bagian tempat duduk kendaraan roda dua agar lebih nyaman dan aman digunakan.

Upaya perusahaan dalam mendukung aksesibilitas sebenarnya telah dilakukan sebelumnya melalui berbagai inovasi layanan. Beberapa fitur yang telah tersedia di aplikasi Maxim antara lain dukungan TalkBack untuk pengguna tunanetra, fitur percakapan bagi penumpang dengan gangguan pendengaran, serta notifikasi khusus kepada pengemudi ketika penumpang membutuhkan bantuan tambahan selama perjalanan.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat jumlah penyandang disabilitas di Indonesia masih cukup besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat sekitar 22,97 juta penyandang disabilitas atau sekitar 8,5 persen dari total populasi Indonesia.

Kelompok ini juga masih menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi. Tingkat kemiskinan penyandang disabilitas mencapai 11,42 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 8,57 persen. Dari sekitar 720.748 penyandang disabilitas yang bekerja, sebanyak 75 persen masih berada di sektor informal dan hanya 2,8 persen yang memiliki pendidikan tinggi.

Ketua Yayasan Cheshire Indonesia, Janthy Nihardjo, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, dukungan yang diberikan Maxim dapat membantu memperluas akses penyandang disabilitas terhadap mobilitas dan kesempatan kerja yang lebih baik.

“Kerja sama ini sangat berarti karena membuka akses yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk bermobilitas, bekerja, dan hidup mandiri. Kami sangat mengapresiasi komitmen Maxim dalam menghadirkan peluang yang lebih inklusif bagi semua,” ujar Janthy Nihardjo.

Melalui kolaborasi ini, Maxim dan Yayasan Cheshire Indonesia berharap semakin banyak penyandang disabilitas yang dapat berpartisipasi dalam aktivitas ekonomi, memperoleh penghasilan yang layak, serta memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang di era ekonomi digital yang terus tumbuh.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.