Maryadi, Mengabdikan Hidup untuk Dunia Pers Nasional
Sekjen AMSI Maryadi. /ist
Masa pengabdian yang panjang di VIVA Network semakin mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu figur penting dalam industri media digital Indonesia. Ia dikenal memiliki pemahaman yang kuat terhadap proses editorial, strategi pengembangan media, serta tantangan yang dihadapi perusahaan media di era digital.
Sebagai pemimpin redaksi, Maryadi tidak hanya bertanggung jawab terhadap kualitas jurnalistik, tetapi juga mengawal transformasi media di tengah perubahan perilaku audiens dan perkembangan teknologi informasi yang berlangsung sangat cepat.
Setelah bertahun-tahun berkecimpung di bidang editorial, Maryadi memperluas kiprahnya ke sisi bisnis media. Langkah ini menunjukkan kemampuannya melihat industri media secara menyeluruh, tidak hanya dari perspektif jurnalistik tetapi juga dari aspek keberlanjutan usaha.
Ia kemudian bergabung dengan Katadata Media Network sebagai direktur. Setelah itu, Maryadi melanjutkan kariernya di Nusantara TV dan Kabar Bursa, sebelum akhirnya mengemban amanah sebagai Direktur Bisnis Tutur Media Digital, jabatan terakhir yang diembannya hingga akhir hayat.
Pengalaman lintas bidang tersebut menjadikan Maryadi sebagai salah satu figur yang relatif lengkap di industri media. Ia pernah merasakan hampir seluruh jenjang profesi, mulai dari reporter lapangan, editor, pengelola redaksi, pemimpin redaksi, hingga eksekutif bisnis media.
Di luar aktivitas profesionalnya, Maryadi juga memberikan kontribusi besar bagi penguatan organisasi media nasional melalui Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI). Ia dipercaya menjabat sebagai Bendahara Umum AMSI selama dua periode, yakni 2017–2023, sebelum kemudian terpilih sebagai Sekretaris Jenderal AMSI.
Dalam berbagai posisi tersebut, Maryadi berperan aktif memperkuat kelembagaan organisasi, membangun tata kelola yang baik, serta mendorong terciptanya ekosistem media digital yang sehat, profesional, dan berkelanjutan.
Rekan-rekan sejawat mengenang Maryadi sebagai sosok yang mampu menjembatani kepentingan ruang redaksi dan kebutuhan bisnis media. Kemampuannya memahami kedua sisi tersebut membuatnya menjadi salah satu figur yang disegani di kalangan pelaku industri media digital.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!