Mahasiswa KKN STAI Baitul Arqom Ikuti Lokakarya Pelestarian Budaya
Selain sesajen, terdapat tradisi sawen yang berfungsi sebagai media tolak bala. Sawen terdiri dari cabai merah, kunyit, bawang merah, bawang putih, serta daun hanjuang merah yang dirangkai dengan harupat kawung. Tradisi ini dipercaya dapat melindungi masyarakat dari marabahaya, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam momen-momen penting.
Tradisi Hajat Buruan juga memiliki nilai kesehatan, religius, dan sosial yang kuat. Dari sisi kesehatan, sawen dipercaya dapat mencegah penyakit menular yang menyerang manusia maupun ternak. Dari aspek religius, praktik ini mencerminkan keyakinan masyarakat terhadap keseimbangan antara dunia kasat mata dan tak kasat mata. Sementara dari aspek sosial, acara ini memperkuat solidaritas dan persaudaraan antarwarga.
Dengan terselenggaranya lokakarya ini, mahasiswa KKN STAI Baitul Arqom diharapkan semakin siap dalam menjalankan program mereka di tengah masyarakat. Acara ini menjadi momentum penting dalam mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan serta menjaga kelestarian budaya lokal agar tetap hidup di tengah modernisasi.
@bambang melga
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!