Magang Nasional Ditutup, Sertifikat dan Uang Saku Dipertaruhkan!

ED
Minggu, 19 April 2026 | 05:33 WIB
Bagikan
Magang Nasional Ditutup, Sertifikat dan Uang Saku Dipertaruhkan!

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas), Kemenaker RI, Darmawansyah. /visi.news/ist

VISI.NEWS | BANDUNG - Program Magang Nasional Batch I yang digagas Kementerian Ketenagakerjaan segera memasuki fase akhir. Seluruh peserta, operator perusahaan, dan mentor diminta menuntaskan tahapan penutup program yang menjadi penentu pencairan uang saku sekaligus penerbitan sertifikat resmi. Batch 1A dijadwalkan berakhir pada hari ini, Minggu (19/4/2026), sementara Batch 1B menyusul pada 23 April 2026 setelah menjalani program selama enam bulan di dunia industri.

Tahap akhir ini tidak sekadar formalitas administratif. Pemerintah menegaskan bahwa proses penutupan menjadi kunci validasi seluruh aktivitas peserta selama magang, mulai dari presensi, laporan, hingga evaluasi kinerja. Tanpa penyelesaian tahapan ini, peserta berpotensi tidak mendapatkan haknya secara penuh.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas), Darmawansyah, menegaskan bahwa pengalaman enam bulan di industri harus menjadi modal nyata bagi peserta untuk bersaing di dunia kerja. Ia menyebut, program ini dirancang bukan hanya memberi pengalaman teknis, tetapi juga membentuk karakter kerja yang adaptif dan profesional.

“Peserta kini lebih siap kerja. Pengalaman ini menjadi bekal penting untuk meningkatkan daya saing di pasar kerja,” ujar Darmawansyah dalam kegiatan final briefing yang digelar secara virtual.

Ia juga mengapresiasi peran perusahaan mitra, mentor, serta pengelola program yang telah mendukung keberlangsungan program magang ini. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan industri menjadi kunci keberhasilan dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten dan siap pakai.

Selain memperkuat kemampuan teknis atau hard skills, program ini juga dinilai berhasil meningkatkan soft skills peserta. Kemampuan komunikasi, kerja sama tim, hingga adaptasi di lingkungan kerja menjadi nilai tambah yang sangat dibutuhkan di era industri modern.

Karena itu, peserta diimbau untuk tidak menyia-nyiakan pengalaman tersebut. Dokumentasi kegiatan selama magang harus disusun dengan baik dalam bentuk CV atau portofolio agar dapat menjadi nilai jual saat melamar pekerjaan.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.