Lonjakan Penumpang Whoosh Saat Lebaran, KCIC Catat 240 Ribu Penumpang
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 3 April 2025 | 19:16 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh melaporkan lonjakan jumlah penumpang selama libur Lebaran 2025, dengan total 240.000 penumpang hingga Rabu (2/4/2025).
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyebut rekor jumlah penumpang tertinggi dalam satu hari terjadi pada Rabu (2/4/2025), mencapai 21 ribu penumpang. Dari jumlah tersebut, 11.000 penumpang berangkat dari Stasiun Halim, sementara 10.000 lainnya berangkat dari Stasiun Padalarang dan Tegalluar.
Sebagian besar, 75 persen penumpang dari Halim turun di Stasiun Padalarang untuk melanjutkan perjalanan ke Bandung menggunakan KA Feeder, kendaraan pribadi, atau transportasi intermoda lainnya.
"Tren ini menunjukkan peningkatan minat masyarakat untuk berwisata ke Bandung dan sekitarnya dalam mengisi libur Lebaran," ujar Eva, Kamis (3/4/2025).
Pada Kamis (3/4/2025), sebanyak 15.000 tiket Whoosh telah terjual, dan KCIC memprediksi jumlah penumpang kembali menembus 21 ribu atau lebih, seiring dengan masih berlangsungnya penjualan tiket hingga keberangkatan terakhir pukul 21.25 WIB.
KCIC memperkirakan lonjakan penumpang akan terus meningkat hingga akhir pekan, dengan potensi puncak mencapai 24 ribu penumpang per hari menjelang berakhirnya cuti bersama.
Untuk meningkatkan kenyamanan penumpang selama masa libur Lebaran, KCIC menghadirkan fitur pembatalan dan perubahan jadwal tiket secara online bagi transaksi melalui Aplikasi Whoosh dan website KCIC.
- Pembatalan tiket dapat dilakukan maksimal 2 jam sebelum keberangkatan, dengan pengembalian dana 75 persen dalam waktu maksimal 1x24 jam.
- Perubahan jadwal tiket secara online bisa dilakukan hingga 5 menit sebelum keberangkatan.
- Pembatalan offline dapat dilakukan hingga 15 menit setelah keberangkatan di loket stasiun.
- Perubahan jadwal pertama kali gratis, selama tarif perjalanan tetap sama atau lebih rendah dari tiket awal. Untuk perubahan kedua dan seterusnya, berlaku kebijakan pengembalian dana sebesar 75 persen dari harga tiket sebelumnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!