Lawan Krisis Iklim dengan Pelestarian Pangan Lokal dan Konservasi Mata Air

ED
Jumat, 20 Oktober 2023 | 19:49 WIB
Bagikan
Lawan Krisis Iklim dengan Pelestarian Pangan Lokal dan Konservasi Mata Air

Koalisi Pangan Baik telah mengkaji persepsi masyarakat terkait dampak perubahan iklim di Kabupaten Flores Timur, dengan lokasi pengambilan sampel data meliputi Desa Kawalelo, Desa Aransina, Desa Hewa, dan Desa Hokeng Jaya. Hasilnya, pertanian tidak optimal dalam kondisi seperti ini. Curah hujan yang tidak bisa diprediksi berdampak pada ketersediaan air untuk kegiatan pertanian. Masyarakat merasakan musim kemarau yang berkepanjangan berdampak pada kekeringan lahan budidaya pertanian. Hal ini menyebabkan sering terjadinya gagal panen. Di samping itu, beberapa tahun terakhir terjadi intensitas hujan yang tinggi namun jumlah hari hujan yang pendek sehingga menyebabkan banjir.

Keberagaman Pangan Lokal Indonesia memiliki tingkat keragaman yang sangat tinggi. Terkait keanekaragaman hayati, data dari Badan Pangan Nasional 2023 menunjukan bahwa Indonesia memiliki 77 jenis tanaman pangan sumber karbohidrat, 75 jenis sumber protein, 26 jenis kacang-kacangan, 389 jenis buah-buahan, 228 jenis sayuran, serta 110 jenis rempah dan bumbu, serta 40 jenis bahan minuman.

Indonesia adalah rumah bagi 50 - 70 juta masyarakat adat, sekitar 18 - 25% dari total populasi (IWGIA, n.d). Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki keberagaman sumber daya alam yang berlimpah dengan masyarakat yang multikultur. Hal tersebut mendorong terbentuknya keberagaman pengetahuan dan kearifan lokal masyarakat Indonesia. Namun, tantangan krisis multidimensi memberikan pengaruh besar pada pengetahuan asli dan lokal yang telah dimiliki oleh masyarakat Indonesia. Hal tersebut ditandai dengan adanya interupsi terhadap pengetahuan lokal masyarakat saat bersentuhan dengan keadaan krisis tersebut, termasuk sektor pangan.

Maria Mone Soge, sebagai salah satu Local Champion Koalisi Pangan Baik, dalam rilis yang diterima VISI.NEWS, Jumat (20/10/2menyampaikan peningkatan ketahanan masyarakat melalui sumberdaya lokal menjadi sangat penting. Pangan lokal dapat membantu masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim dengan meningkatkan ketahanan pangan dan kemandirian komunitas. Dalam situasi krisis seperti bencana alam atau perubahan cuaca yang ekstrem, memiliki akses terhadap pangan lokal yang beragam dapat menjadi pertahanan dalam menjaga ketersediaan pangan masyarakat.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.