Launching Pengembangan Ekosistem Bisnis Koperasi BANU di BBI Ciparay
VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Diawali dengan tawasul, dan doa, pengurus PCNU Kab. Bandung, mengadakan acara launching pengembangan ekosistim bisnis Koperasi BANU yang di inisiasi oleh LPNU, dan dihadiri oleh lembaga, banom, dan pengurus MWCNU. Kegiatan bertempat di Balai Benih Ikan (BBI) di daerah Ciparay, Kab. Bandung, Rabu (11/9/2024).
Dalam sambutanmya Wakil Ketua PWNU Jabar Kiai Ahmad Husain Jali, yang merupakan Pembina PCNU Kab. Bandung, memaparkan sejarah pergerakan NU di Jawa Barat yang menurutnya dimulai oleh pergerakan dari dua sosok ulama, "Ajengan Sukamiskin dan Kiai Abdullah pada tahun 1916 sudah menimba ilmu di Jombang. Pada tahun 1920, mereka membawa ilmu yang didapat saat pulang dan menerapkan ilmunya. Pada tahun 1924 mereka berangkat lagi, dan baru pada tahun 1926 membawa NU ke Kab. Bandung," tuturnya.
"Dan yang terkenal sebagai sosok penggerak dalam sejarah NU Kab. Bandung, adalah sosok Aki Abdullah, Cicukang. Di Bandung Timur ia banyak menghimpun saudagar-saudagar kaya, dengan demikian, pergerakan NU di Bandung Timur ditopang oleh para penggeraknya dari kalangan saudagar," ungkapnya.
Pergerakan ekonomi di Bandung Timur terkenalnya di Ciparay, hingga Kiai Wahab Chasbullah jadi sering datang ke wilayah Bandung Timur pada saat itu.
"Dulu yang di bangun dalam penguatan ekonomi adalah klinik dan koperasi. Tahun 1932 Mbah Wahab bahkan pernah mengadakan persiapan kepengurusan untuk ranting di daerah Ciparay. Kiai Chasbullah bahkan sangat konsen pada pengembangan produksi kain tekstil di Majalaya, sehingga ia bisa membawa mesin-mesin tekstil dari luar untuk membantu pertumbuhan ekonomi para pengusaha dan saudagar kain yang terhimpun sebagai warga Nahdliyin saat itu," ungkapnya lagi.
Sebagai pembina PCNU Kab. Bandung yang di tunjuk oleh PWNU, Kiai Ahmad Husain Jali diminta untuk meningkatkan pergerakan ekonomi di Kab Bandung.
Kabupaten Bandung itu, katanya, dulu merupakan ikon NU di Jawa Barat. "Dan semoga Kabupaten Bandung sekarang bisa seperti itu pula," tuturnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!