Laporan Counterpoint: Xiaomi Menguasai Pasar Smartphone di Indonesia dengan Pertumbuhan Pengiriman Positif

Desi Rossilawati
Kamis, 14 November 2024 | 06:30 WIB
Bagikan
Laporan Counterpoint: Xiaomi Menguasai Pasar Smartphone di Indonesia dengan Pertumbuhan Pengiriman Positif
VISI.NEWS | BANDUNG - Counterpoint Research baru saja merilis laporan mengenai pengiriman smartphone di Indonesia untuk kuartal ketiga tahun 2024 (Juli hingga September). Laporan tersebut mencatat adanya pertumbuhan pengiriman smartphone sebesar 4 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023 (Year-on-Year/YoY). Penghitungan pengiriman didasarkan pada jumlah unit smartphone yang dikirimkan oleh produsen kepada distributor. Pertumbuhan ini dipicu oleh stabilnya kondisi ekonomi makro di Indonesia, yang terlihat dari konsumsi rumah tangga yang terjaga, terutama di kalangan kelas menengah ke atas. Selain itu, berbagai promosi yang dilakukan oleh para vendor smartphone dan pengecer, seperti yang terjadi pada perayaan kemerdekaan di bulan Agustus dan musim liburan sekolah di bulan Juli, berhasil menarik pengeluaran konsumen. Beragam produk baru dari sejumlah vendor, termasuk Oppo, Vivo, Xiaomi, Blibli, dan Erajaya juga ikut meramaikan pasar. Mereka berhasil meningkatkan saluran distribusi, sehingga memberikan pengalaman berbelanja yang lebih baik bagi konsumen. Dalam laporan tersebut, Counterpoint mengidentifikasi lima merek smartphone teratas di Indonesia berdasarkan pangsa pasar. Xiaomi menempati posisi teratas dengan pangsa 19 persen, diikuti oleh Oppo (18 persen), Vivo (17 persen), Samsung (17 persen), dan Realme (11 persen). Pertumbuhan Xiaomi didorong oleh produk smartphone entry-level dan model high-end seperti serangkaian Xiaomi 14T. Oppo, sebagai pesaing dekat, mencatatkan 18 persen pengiriman berkat performa kuat di segmen menengah dengan model seperti Oppo A60 dan Reno 12 F. Di segmen premium, Samsung memimpin dengan pangsa pasar 42 persen, didorong oleh model Galaxy Z Fold 6 dan S24 FE, meskipun segmen ini tumbuh sebesar 17 persen. Pada kuartal ini, smartphone 5G juga mengalami pertumbuhan, mencapai 15 persen YoY, dengan Oppo menyumbang 28 persen dari total pasar 5G. Untuk kuartal berikutnya, Counterpoint memprediksi pertumbuhan pengiriman berlanjut seiring dengan promosi selama musim liburan, dan lebih banyak smartphone berbasis kecerdasan buatan diharapkan hadir. Pemerintah Indonesia berfokus pada penguatan industri domestik dengan mendorong vendor untuk memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) guna memperlancar pemasaran smartphone di tanah air. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.