Langkah Politik Strategis KIB, Diperhitungkan Parpol Lain

ED
Kamis, 9 Juni 2022 | 16:29 WIB
Bagikan
Langkah Politik Strategis KIB, Diperhitungkan Parpol Lain

VISINEWS |BANDUNG - Konstalasi politik nasional jelang pemilu serentak terus dinamis khususnya Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang, keberadaan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) misalnya, koalisi yang digagas Partai Golkar, PPP, dan PAN dinilai strategis.

Peniliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes mengatakan, dinamika politik nasional saat ini dianggap terus mencair, seiring dengan lahirnya KIB telah berhasil merebut perhatian publik.

"Keberadaan KIB saat ini berhasil membuat publik memberikan perhatian khusus karena manuver politik yang dilakukan Golkar, PPP, dan PAN dinilai strategis," katanya.

Dihubungi VISINEWS, Kamis (9/6/22), Arya mengungkapkan, kedepan tidak tutup kemungkinan jumlah partai politik (Paprol) yang tergabung dalam KIB tersebut akan terus bertambah seiring dengan komunikasi politik yang dibangun para elit parpol.

"Sepertinya jumlah parpol di KIB akan terus bertambah, hal ini dilihat dari Ketua Umum (Ketum) ditubuh KIB yang terus membangun komunikasi dengan Ketum partai lainnya, seperti Nasdem dan PKS," ungkapnya.

Menurutnya, munculnya KIB akan membuat perubahan tren perilaku partai dalam berkoalisi, terlebih terdapat dampak yang kemudian dinilai strategis, seperti halnya telah memenuhi persyaratan 20 persen untuk mencalonkan pasangan Calon Presiden (Capres) dan Caon Wakil Presiden (Cawapres) 2024.

"Dari ketiga partai yang bergabung dalam KIB, sudah mencapai 25,7 persen, artinya sudah sangat memenuhi syarat pencalonan Capres dan Cawapres, sehingga sudah sangat siap untuk ikut kontestasi Pilpres 2024," ujar Arya.

Tidak hanya itu, Arya menambahkan, KIB memiliki banyak waktu untuk mendiskusikan platform atau kebijakan yang ingin dibawa dalam kontestasi pemilu serentak yang akan digelar dua tahun kedepan, sehingga akan lebih solid dalam berstrategi guna memenangkan pesta demokrasi tersebut.

"Untuk mensolidkan langkah politik, KIB cukup banyak waktu untuk kemudian mengkolaborasikan kepentingan politik dari masing-masing partai yang ada di KIB, sehingga berpotensi permanen berlandaskan ide dan gagasan yang cemerlang," ucapnya.

Terakhir, KIB memiliki daya tawar politik bagi calon yang dianggap potensial untuk kemudian dapat diusung oleh Golkar, PPP dan PAN, tentunya dengan cara melewati uji publik kandidat yang kemungkinan akan dilakukan oleh KIB.

"KIB sudah pasti memiliki daya tawar politik bagi para calon yang dianggap potensial, serta sangat diperhitungkan oleh partai lain yang hingga saat ini belum menentukan sikap politik," pungkasnya. @eko.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.