Laba Melejit 40%, PGE Tancap Gas Jadi Raja Panas Bumi
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. /visi.news/ist
Peran strategis ini juga sejalan dengan target dalam PT PLN (Persero) melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 yang menargetkan porsi energi baru terbarukan (EBT) mencapai 76 persen, dengan kontribusi panas bumi sebesar 5,2 gigawatt (GW).
Untuk mendukung agenda tersebut, PGE menargetkan kapasitas terpasang sebesar 1 GW pada 2028 dan meningkat menjadi 1,8 GW pada 2034. Langkah ini sekaligus mempertegas posisi perusahaan sebagai tulang punggung transisi energi nasional menuju sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Tak hanya unggul secara finansial, PGE juga mencatatkan prestasi di bidang keberlanjutan. Perseroan meraih skor ESG 7,1 dari Sustainalytics, tertinggi di Indonesia, serta menjadi satu-satunya perusahaan nasional yang masuk dalam daftar Top 50 Global ESG Companies 2025.
Dengan kombinasi kinerja keuangan yang kuat, strategi ekspansi agresif, dan komitmen terhadap keberlanjutan, PGE menunjukkan bahwa energi panas bumi bukan hanya solusi masa depan, tetapi juga mesin pertumbuhan ekonomi yang nyata saat ini.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!