Kultum TPIHI Widayanti, "Sebagai Dosen Matematika, Ada Rumus Ibadah Haji"
- Jemaah haji Indonesia khususnya asal Jawa Barat tengah menjalankan rangkaian ibadah haji sampai puncaknya pada 9 Dzulhijjah 1446 di Arafah nanti. Ustadz Muslihudin melaporkan langsung dari tanah suci perjalanan ibadah haji tahun ini. Berikut laporannya.
VISI.NEWS | MEKKAH – Di hadapan jemaah haji Kloter 10 asal Purwakarta yang tengah menginap di Hotel Burj Al Wahdah Al Mumtamayiz, Widayanti, petugas TPIHI, menyampaikan kultum singkat namun penuh makna. Dengan rendah hati, ia mengawali ceramahnya dengan permohonan izin bahwa kultum hanya berlangsung tujuh menit, sebagai bagian dari tugas yang diamanahkan sektor.
Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Widayanti menyampaikan rasa hormat kepada para petugas sektor yang telah bekerja nyaris 24 jam penuh. Ia juga menyampaikan salam hangat kepada seluruh jemaah haji yang dinilainya sangat disiplin, ramah, dan bersemangat dalam menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Widayanti menegaskan bahwa ia tidak bermaksud menggurui, melainkan sekadar menjalankan tugas sambil berbagi semangat. “Saya bukan yang paling tahu,” ujarnya dengan senyum. Ia pun membuka kultum dengan pembacaan basmalah, berharap pertemuan singkat itu membawa keberkahan.
Menggunakan pendekatan yang unik, ia membagikan "rumus" haji yang mudah diingat. "Sebagai dosen Matematika, maka ada rumus ibadah haji 3B yakni bersihkan niat, benar dalam pelaksanaan, dan baik dalam akhlak," ujarnya. Ia menekankan pentingnya menjaga niat agar semata-mata karena Allah, bukan karena ingin dipanggil "Pak Haji" atau "Bu Haji" sekembalinya ke tanah air.
Selanjutnya, Widayanti mengingatkan pentingnya menjaga suasana kamar dan lingkungan selama 30 hari di Mekkah. Dengan kamar yang diisi empat hingga lima orang, potensi gesekan sangat mungkin terjadi. Ia menasihati agar jemaah menjauhi “rapas, khusup, dan jidah”, atau dalam bahasa lain: omelan, bisik-bisik negatif, dan pertengkaran.
Dalam suasana ceramah yang interaktif, ia sempat mengajak para jemaah menyanyikan lagu ringan tentang rukun haji, agar materi lebih mudah diingat dan suasana menjadi lebih ceria. "Biar semangat, biar ceria!" ujarnya, disambut senyum para jemaah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!