Kultum TPIHI Widayanti, "Sebagai Dosen Matematika, Ada Rumus Ibadah Haji"

ED
Jumat, 23 Mei 2025 | 07:42 WIB
Bagikan
Kultum TPIHI Widayanti, "Sebagai Dosen Matematika, Ada Rumus Ibadah Haji"

Tak lupa ia menyinggung pentingnya memahami perbedaan antara rukun dan wajib haji. Ia mengingatkan bahwa jika salah satu rukun tidak dilaksanakan, maka hajinya tidak sah. Sementara jika wajib haji terlewat, harus diganti dengan dam (denda).

Widayanti juga mengedukasi para jemaah mengenai kebijakan baru Kemenag untuk membantu lansia, yaitu murur dan tanazul. Melalui dua kebijakan ini, jemaah lansia yang sakit atau tidak mampu secara fisik bisa tetap menyempurnakan haji tanpa kelelahan ekstrem, karena dibantu dengan metode tertentu seperti bus murur atau pengurangan keikutsertaan saat mabit di Mina.

Menutup kultumnya, Widayanti menyampaikan permohonan maaf jika ada kesalahan dalam tutur kata dan menyampaikan terima kasih atas perhatian jemaah. “Kalau ada apa-apa, Kloter 10 bisa diskusi dengan saya,” ujarnya, menandai akhir dari kultum yang singkat namun berkesan di jantung kota suci Mekkah.***

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.