KTT Belt and Road Hong Kong Himpun 6.200 Pemimpin Global
Dari sisi transaksi bisnis, kegiatan tersebut menghadirkan lebih dari 300 proyek investasi melalui Project Investment Session, Belt and Road Deal-Making, dan Exhibition Zones.
Penyelenggara juga memfasilitasi lebih dari 800 pertemuan bisnis secara tatap muka atau one-on-one deal-making meetings. Pertemuan tersebut dirancang untuk mempertemukan perusahaan dengan calon mitra dan membuka peluang kerja sama secara lebih langsung.
Besarnya jumlah peserta, nilai kesepakatan, serta proyek investasi yang dipamerkan menunjukkan tingginya perhatian pelaku bisnis terhadap peluang di kawasan Belt and Road dan pasar berkembang lainnya.
Bagi Hong Kong, forum tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat posisinya sebagai pusat perdagangan, keuangan, investasi, dan jasa profesional yang menghubungkan China Daratan dengan dunia internasional.
Perhatian terhadap ASEAN, Asia Tengah, dan Timur Tengah menjadi semakin penting seiring perubahan pola perdagangan dan investasi global. Kawasan-kawasan tersebut memiliki pasar yang berkembang, sumber daya strategis, serta kebutuhan investasi di berbagai sektor.
Melalui forum yang mempertemukan pemerintah dan dunia usaha, Hong Kong berupaya menyediakan ruang bagi perusahaan untuk memahami karakteristik pasar, menemukan mitra lokal, serta membangun kerja sama jangka panjang.
Dengan lebih dari 6.200 peserta dari lebih dari 70 negara dan wilayah, Belt and Road Summit ke-11 menegaskan kembali perannya sebagai forum penting untuk mempertemukan kepentingan bisnis dan pemerintah di tengah perubahan ekonomi dunia.
Nilai kesepakatan lebih dari US$3,1 miliar, lebih dari 300 proyek investasi, serta lebih dari 800 pertemuan bisnis menunjukkan bahwa agenda BRI di Hong Kong tidak hanya berhenti pada diskusi, tetapi diarahkan pada pembentukan kerja sama dan transaksi konkret.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!