Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Pimpin Penggalangan Dana 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026

Kronologi Penetapan 15 Maret sebagai Hari Internasional Tangkal Islamofobia

ED
Minggu, 3 April 2022 | 15:39 WIB
Bagikan
Kronologi Penetapan 15 Maret sebagai Hari Internasional Tangkal Islamofobia
VISI.NEWS | JAKARTA - PBB menetapkan 15 Maret sebagai Hari Internasional untuk Menangkal Islamofobia (International Day to Combat Islamofobia ). Hal ini disambut MUI dengan menggelar Webinar Internasional secara daring pada Rabu 30 Maret 2022 lalu. Perwakilan dari Islamofobia Observatory Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Dr Dodik Ariyanto, dalam paparannya mengatakan bahwa penetapan 15 Maret sebagai International Day melawan Islamofobia titik awalnya adalah terorisme di New Zealand dengan korban 51 korban umat Islam yang sedang ibadah di masjid. “Kejadian terorisme itu adalah tragedi sekaligus blessing in disguise karena sejak itu seluruh mata dan telinga dunia mengarah ke sana,” kata Dodik. OKI bahkan bertahun-tahun telah menyampaikan bahwa Islamofobia adalah masalah dunia. “Sepekan setelah kejadian New Zealand itu, OKI mengumpulkan 16 Menlu di Istanbul yang menghasilkan 20 poin rekomendasi guna menyikapi Islamofobia dan tindakan yang dilakukan sayap kanan. Di antaranya kami meminta PBB dan organisasi internasional agar mengadopsi 15 Maret sebagai hari internasional melawan Islamofobia,” lanjut Dodik, dilansir dari laman resmi MUI pusat. Pada Juni 2020, kantor OKI di New York mem-follow up kesepakatan di Istanbul. Sejak itu telah ada proposal dari berbagai negara OKI terkait Islamofobia . “Pada saat itu kita sepakat bahwa Pakistan dan Turki akan mengumpulkan usulan itu dan menyiapkan final paper,” lanjutnya. Pada Juli, OKI menyampaikan kepada Majelis Umum PBB agar menjadikan 15 Maret sebagai Hari Internasional melawan Islamofobia . Pelajaran dari keberhasilan OKI ini adalah persatuan umat dan lobi yang gigih akan membawa keberhasilan. Selain Dodik pembicaranya adalah KH Yahya Cholil Staquf (Ketua PBNU), KH. Embay Mulya Syarief (Ketua PB Mathla’ul Anwar), Dr Syafiq A Mughni (Ketua PP Muhammadiyah), Dr Imam Shamsi Ali (Imam New York), Dr Tiar Anwar Bachtiar (PP Persis). Kegiatan ini ditutup dengan mengeluarkan lima pernyataan bersama ormas Islam sikapi penetapan PBB 15 Maret sebagai Hari Internasional Tangkal Islamofobia. @fen

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.