Kronologi Keluarga Temanggung Dicegat Terduga Debt Collector

Desi Rossilawati
Jumat, 29 Mei 2026 | 13:42 WIB
Bagikan
Kronologi Keluarga Temanggung Dicegat Terduga Debt Collector

Ilustrasi./visi.news/mitrapol.

VISI.NEWS | SEMARANG - Perjalanan sebuah keluarga asal Kabupaten Temanggung di Kota Semarang berujung cekcok setelah mobil yang mereka tumpangi dicegat sekelompok orang yang diduga debt collector. Insiden yang videonya ramai beredar di media sosial itu terjadi pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

PP, perempuan yang mengaku menjadi korban dalam peristiwa tersebut, menuturkan bahwa ia bersama keluarganya datang ke Semarang untuk menghadiri acara wisuda di sebuah kampus. Setelah acara selesai, rombongan yang berjumlah delapan orang melanjutkan perjalanan menuju studio foto.

Namun, di kawasan sebelum Krapyak, Semarang, mobil yang mereka tumpangi tiba tiba disalip kendaraan lain yang kemudian berhenti di depan mereka. Tidak lama berselang, satu mobil lain dan dua orang yang mengendarai sepeda motor ikut menghadang laju kendaraan mereka.

Menurut PP, jumlah orang yang terlibat dalam pencegatan itu tidak hanya dua orang seperti yang tampak dalam video. Ia memperkirakan terdapat sekitar delapan hingga sepuluh orang yang berada di lokasi menggunakan kendaraan masing masing.

Situasi kemudian memanas ketika salah satu pria yang diduga debt collector menuduh mobil tersebut menunggak cicilan dari sebuah bank swasta. Dalam video yang beredar, pria itu bahkan memperlihatkan secarik dokumen yang diklaim sebagai bukti tunggakan kepada penumpang mobil.

PP mengaku beberapa tindakan yang dilakukan kelompok tersebut membuat keluarganya merasa terintimidasi. Ia menyebut salah seorang pria sempat berusaha mengambil kunci kontak kendaraan dan memotret nomor rangka mobil.

“Menggebrak mobil, memukul HP saya dan memaksa kunci mobil yang kami tahan,” jelasnya perihal perlakuan kasar.

Di tengah ketegangan, sopir mobil yang merupakan ayah PP menjelaskan bahwa kendaraan tersebut bukan milik pribadi keluarga mereka. Mobil itu, kata PP, dipinjam dari seorang kerabat untuk keperluan menghadiri wisuda di Semarang.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.