Persib Lolos ke Semifinal Usai Taklukkan DPMM FC 1-0 28 Jul 2026 Babak Pertama Persib Vs DPMM FC Berakhir Imbang Tanpa Gol 28 Jul 2026 Wenni Wijayanti Nilai MotivAction Kuatkan Fondasi Seorang Mukmin 28 Jul 2026 Kader Posyandu dan RT/RW Perkuat Program Homecare Jember 28 Jul 2026 Tabrakan dengan Colt Bogoran, Pengendara Motor Tewas di Sukabumi 28 Jul 2026 Test Drive Mobil Listrik GAC di GIIAS 2026, Berpeluang Bawa Pulang AION Y Plus 28 Jul 2026 Indonesia Tempel Singapura di Grup A, Peluang Lolos ASEAN Hyundai Cup 2026 Masih Terbuka Lebar 28 Jul 2026 Singapura Sempurna, Gavin Lee Minta Timnya Nikmati Tekanan Jelang Hadapi Vietnam 28 Jul 2026 Delapan Dosen UM Bandung Masuk Panitia Festival Al Jabbar 2026 28 Jul 2026 IA ISBI Bandung Bahas Penguatan Konsep Kolaborasi untuk Festival Al Jabar 28 Jul 2026 Persib Lolos ke Semifinal Usai Taklukkan DPMM FC 1-0 28 Jul 2026 Babak Pertama Persib Vs DPMM FC Berakhir Imbang Tanpa Gol 28 Jul 2026 Wenni Wijayanti Nilai MotivAction Kuatkan Fondasi Seorang Mukmin 28 Jul 2026 Kader Posyandu dan RT/RW Perkuat Program Homecare Jember 28 Jul 2026 Tabrakan dengan Colt Bogoran, Pengendara Motor Tewas di Sukabumi 28 Jul 2026 Test Drive Mobil Listrik GAC di GIIAS 2026, Berpeluang Bawa Pulang AION Y Plus 28 Jul 2026 Indonesia Tempel Singapura di Grup A, Peluang Lolos ASEAN Hyundai Cup 2026 Masih Terbuka Lebar 28 Jul 2026 Singapura Sempurna, Gavin Lee Minta Timnya Nikmati Tekanan Jelang Hadapi Vietnam 28 Jul 2026 Delapan Dosen UM Bandung Masuk Panitia Festival Al Jabbar 2026 28 Jul 2026 IA ISBI Bandung Bahas Penguatan Konsep Kolaborasi untuk Festival Al Jabar 28 Jul 2026

Korban Tewas Gempa Filipina Bertambah Jadi 37

Desi Rossilawati
Selasa, 9 Juni 2026 | 16:57 WIB
Bagikan
Korban Tewas Gempa Filipina Bertambah Jadi 37

Gambar yang diambil oleh drone menunjukkan bangunan yang runtuh setelah gempa magnitudo 7,8 di Kota General Santos, Pulau Mindanao, Filipina selatan, Senin (8/6/2026)./visi.news/inilah.com.

VISI.NEWS | BANDUNG - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 yang mengguncang wilayah selatan Filipina terus bertambah. Hingga Selasa (9/6/2026), sedikitnya 37 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara empat orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Tim penyelamat masih melakukan pencarian di sejumlah wilayah terdampak parah di Pulau Mindanao. Gempa yang terjadi pada Senin pukul 07.37 waktu setempat di lepas pantai Provinsi Sarangani itu menyebabkan kerusakan luas, mulai dari bangunan roboh, gangguan layanan listrik dan air bersih, hingga tanah longsor di beberapa lokasi.

Wakil Juru Bicara Kantor Pertahanan Sipil Filipina (OCD), Diego Mariano, menyebutkan sebanyak 33 korban jiwa tercatat di wilayah Soccsksargen. Dari jumlah tersebut, 18 orang meninggal di Provinsi Sarangani, 12 orang di Kota General Santos, dan tiga orang di South Cotabato. Empat korban lainnya berasal dari Provinsi Davao.

Juru Bicara OCD, Junie Castillo, menjelaskan sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa puing bangunan dan struktur yang runtuh saat gempa terjadi.

Selain korban jiwa, sedikitnya 479 orang dilaporkan mengalami luka-luka. Sebanyak 456 korban luka berasal dari Region 12, sedangkan 23 lainnya tercatat di Provinsi Davao.

Gempa tersebut berdampak terhadap sekitar 88.000 warga di wilayah selatan Mindanao. Dari jumlah itu, sekitar 22.690 orang terpaksa mengungsi akibat kerusakan rumah dan kekhawatiran terhadap gempa susulan yang masih terjadi.

Operasi pencarian dan penyelamatan saat ini difokuskan di Kota General Santos dan Provinsi Sarangani yang menjadi wilayah dengan dampak paling parah.

Pemerintah Filipina juga melaporkan kerusakan infrastruktur yang cukup besar. Sebanyak sembilan jembatan dan 19 ruas jalan mengalami kerusakan dengan nilai kerugian diperkirakan melebihi 900 juta peso Filipina atau sekitar Rp264 miliar.

Di sektor permukiman, sebanyak 1.889 rumah dilaporkan rusak, termasuk sekitar 1.500 unit yang hancur total. Kerugian properti sementara diperkirakan mencapai 15 juta peso Filipina atau sekitar Rp4,4 miliar. Angka tersebut masih dapat berubah seiring proses pendataan yang terus berlangsung.

Untuk menampung warga terdampak, OCD tengah menyiapkan pembangunan kawasan tenda darurat bagi masyarakat yang belum dapat kembali ke rumah mereka karena kondisi bangunan yang tidak aman.

Dampak gempa juga dirasakan sektor pendidikan. Departemen Pendidikan Filipina melaporkan sebanyak 1.159 ruang kelas di 231 sekolah negeri yang tersebar di lima wilayah mengalami kerusakan berdasarkan hasil penilaian awal.

Sesaat setelah gempa utama terjadi, Pusat Peringatan Tsunami Pasifik Amerika Serikat sempat mengeluarkan peringatan potensi tsunami dengan gelombang lebih dari tiga meter di atas ketinggian pasang normal. Namun, peringatan tersebut kemudian dicabut oleh Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina setelah hasil pengamatan menunjukkan gelombang yang terjadi tidak cukup besar untuk menimbulkan kerusakan.

Sebelumnya, pemerintah Filipina dan Indonesia sempat mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir rawan untuk segera mengungsi ke daerah yang lebih tinggi sebagai langkah antisipasi.

Sekitar dua jam setelah gempa utama, wilayah tersebut kembali diguncang gempa susulan berkekuatan magnitudo 6,1. Pada Selasa, gempa susulan berkekuatan magnitudo 5,1 kembali tercatat berdasarkan data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).

Rangkaian gempa susulan tersebut menimbulkan kekhawatiran akan potensi kerusakan tambahan sekaligus memperlambat proses pencarian dan penyelamatan yang masih berlangsung.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.