Korban Jiwa Banjir dan Longsor di Sumatera Terus Bertambah: BNPB Laporkan 867 Meninggal Dunia
Sementara itu, di Provinsi Aceh, tercatat 345 orang meninggal dunia, dengan 174 orang masih dinyatakan hilang. Korban tersebar di sejumlah daerah, termasuk Aceh Utara, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Pidie Jaya, Aceh Tengah, Aceh Timur, Bireuen, Aceh Tenggara, Kota Langsa, Gayo Lues, dan Kota Lhokseumawe. Di samping itu, 3.500 orang mengalami luka-luka dan lebih dari 769 ribu orang terpaksa mengungsi.
Bencana ini juga menyebabkan kerusakan signifikan di berbagai infrastruktur. Sebanyak 115.300 rumah rusak, 258 fasilitas pendidikan, 312 jembatan, 245 fasilitas kesehatan, 704 fasilitas umum, 205 gedung atau kantor, dan 201 rumah ibadah turut hancur. Aceh menjadi salah satu daerah yang paling parah terdampak oleh bencana ini.
Keterbatasan Makanan dan Akses
Berdasarkan laporan tim NU Peduli Pusat yang diterima pada Jumat (5/12/2025), pengungsi di berbagai lokasi mengalami kesulitan besar untuk mendapatkan makanan yang layak konsumsi. Banyak dapur umum yang belum bisa beroperasi secara optimal karena keterbatasan bahan makanan dan akses jalan yang terputus akibat longsor dan banjir.
Makanan siap saji, air mineral, biskuit bayi, serta makanan pendamping ASI menjadi kebutuhan mendesak di tengah kesulitan ini. Tim NU Peduli juga menyebutkan bahwa upaya distribusi bantuan masih terbatas karena kondisi di lapangan yang cukup sulit.
Bantuan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun organisasi kemanusiaan, terus berdatangan untuk membantu meringankan beban para korban. Namun, tantangan utama adalah distribusi yang terhambat akibat infrastruktur yang rusak, serta terbatasnya akses menuju daerah-daerah terdampak.
Pemerintah daerah, bersama dengan BNPB dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), berusaha keras untuk mengatasi kendala ini. Mereka juga bekerja sama dengan berbagai organisasi relawan untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan para pengungsi, baik berupa makanan, obat-obatan, maupun tempat tinggal sementara.
Pemulihan Pasca-Bencana dan Rencana Ke Depan
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!