Korban dan Selingkuhan Oknum Anggota DPRD Surabaya Berdamai

ED
Minggu, 12 Juni 2022 | 03:59 WIB
Bagikan
Korban dan Selingkuhan Oknum Anggota DPRD Surabaya Berdamai

VISI.NEWS | SURABAYA - Selingkuhan salah satu anggota DPRD Surabaya berinisial MFZ dan korban DW menyatakan berdamai. Hal ini dilakukan usai melakukan mediasi di Mapolsek Dukuh Pakis, Surabaya, Sabtu (11/6/2022).

DW mengakui bahwa keduanya sepakat berdamai. Dirinya memandang pelaku yang memukulnya merupakan korban dari janji manis oknum anggota DPRD Surabaya itu. Mediasi antara keduanya pun berjalan lancar.

"Tadi belum tak cabut sih laporanku, tapi kita sudah damai kok, karena aku kan nggak ada masalah sama wanita itu toh, kita sama-sama korban. Kan yang salah mas dewan," ucap DW, Sabtu (11/6/2022).

Ia pun menganggap, perseteruan antara pelaku dengan dirinya telah selesai. Namun, ia menyayangkan, MFZ yang ia sebut telah menikahinya secara siri itu enggan menghadiri mediasi tanpa alasan apapun.

Sejak permasalahan ini terjadi, hingga dirinya memviralkan kasusnya tersebut, sang suami MFZ masih belum melakukan komunikasi apapun dengan dirinya. Ia juga mengaku, sejak 3 minggu terakhir suaminya tak pernah memberi kabar dan tak pernah memberi nafkah.

"Kayak gini sama aja dia mempermainkan pernikahan kan," tegas DW.

Ia juga menjelaskan, kedatangannya ke salah satu apartemen elit di Surabaya itu memang berniat untuk melabrak sang suami yang ia duga sedang bermesraan dengan wanita lain.

Awalnya, dia curiga saat mendapati selingkuhan suaminya memasang foto berlatar belakang mobil milik suaminya. Hingga ia pun mengusut lokasi apartemen tersebut. Dugaannya pun kian menguat saat dirinya mendapati mobil sang suami terparkir di basemen apartemen, hingga ia memberanikan diri untuk masuk kedalam kamar.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.