Kontrak Baru dan Retaknya Hubungan dengan Pelatih, Sorotan Tajam Mengiringi Musim Sulit Mohamed Salah
VISI.NEWS|BANDUNG -Musim 2025/2026 menjadi periode yang penuh tekanan bagi Mohamed Salah. Penyerang asal Mesir itu tidak lagi tampil segarang musim sebelumnya bersama Liverpool, dan situasi di dalam maupun luar lapangan membuat sorotan terhadapnya semakin tajam.
Mantan winger Liverpool, Mark Kennedy, menjadi salah satu sosok yang paling vokal mengkritik performa Salah. Dalam program Weekend talkSPORT Breakfast, Kennedy menyebut pemain berusia 31 tahun itu sebagai bintang yang masa keemasannya telah lewat.
Menurut Kennedy, penurunan Salah sudah terlihat sejak akhir musim lalu, meski saat itu Liverpool berhasil meraih gelar Premier League. Musim ini, kontribusinya dinilai jauh dari standar yang biasa ia tunjukkan.
“Setiap kali menonton Liverpool, saya tidak terlalu suka dengan Salah. Penguasaan bolanya sangat buruk, dia sering kehilangan bola. Saya sudah sangat vokal soal ini,” ujar Kennedy.
Ia menambahkan bahwa torehan empat gol dan enam assist di liga musim ini merupakan penurunan drastis dibandingkan 29 gol yang dicetak Salah pada musim sebelumnya. Selain statistik, Kennedy juga menyoroti sikap dan komentar sang pemain yang dianggap menjadi distraksi bagi tim.
Situasi makin rumit setelah Salah sempat melontarkan kekecewaan secara terbuka pada Desember 2025. Meski baru meneken kontrak baru di Anfield setahun sebelumnya, ia mengaku kecewa karena lebih sering duduk di bangku cadangan.
“Saya sangat kecewa, saya telah banyak berbuat untuk klub ini. Saya tidak tahu kenapa saya harus duduk di bangku cadangan. Rasanya klub menyudutkan saya,” ujar Salah saat itu.
Ia juga mengisyaratkan adanya keretakan hubungan dengan pelatih Arne Slot. Pernyataan tersebut memunculkan spekulasi bahwa masa depannya di Liverpool tidak lagi sepenuhnya aman.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!