Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Konstruksi Kereta Bawah Tanah Ambruk di Seoul

Desi Rossilawati
Sabtu, 12 April 2025 | 21:45 WIB
Bagikan
Konstruksi Kereta Bawah Tanah Ambruk di Seoul
VISI.NEWS | KORSEL - Sebuah insiden terjadi di lokasi pembangunan jalur kereta bawah tanah dekat Seoul, Korea Selatan, pada Jumat (11/4/2025). Dua pekerja dilaporkan terjebak ketika area konstruksi tersebut ambruk. Salah satu korban sudah berhasil ditemukan dan sedang dievakuasi, sementara satu orang lainnya seorang operator ekskavator masih dalam proses pencarian. Peristiwa ini terjadi saat sedang dilakukan pengerjaan penguatan struktur terowongan bawah tanah dalam proyek transportasi massal yang akan menghubungkan Distrik Yeouido di Seoul dengan kota Ansan dan Siheung di Provinsi Gyeonggi, wilayah metropolitan padat penduduk. Menurut Badan Pemadam Kebakaran Nasional Korea Selatan, sekitar 55 petugas penyelamat telah dikerahkan ke lokasi sejak pagi hari. Mereka menyatakan dua pekerja dipastikan terjebak, namun detail kondisi mereka masih dikonfirmasi lebih lanjut. Sebelum kejadian, seluruh pekerja proyek telah lebih dulu dievakuasi sebagai langkah pencegahan, menyusul laporan adanya retakan pada kolom penyangga bawah tanah. Polisi sempat menutup jalan sejauh satu kilometer di sekitar proyek karena adanya kekhawatiran akan penurunan tanah atau amblesan. "Ada kekhawatiran mengenai kemungkinan penurunan tanah, jadi kami memblokade jalan sebagai tindakan pencegahan," ujar pejabat kepolisian setempat. Hingga kini, lokasi kejadian masih ditutup untuk umum dan akan dibuka kembali setelah struktur dinyatakan aman. Insiden ini menambah kekhawatiran publik karena terjadi tak lama setelah kasus lubang ambles (sinkhole) di Seoul yang menewaskan satu orang, juga berkaitan dengan proyek ekspansi jalur metro. Pemerintah Korea Selatan kini melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mencari tahu penyebab pasti runtuhnya struktur serta mengevaluasi keamanan di proyek-proyek sejenis lainnya di seluruh negeri. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.