Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Konsolidasi Data Kemiskinan Jadi Fokus Mensos untuk Akurasi Bansos

Desi Rossilawati
Jumat, 7 Maret 2025 | 13:09 WIB
Bagikan
Konsolidasi Data Kemiskinan Jadi Fokus Mensos untuk Akurasi Bansos

VISI.NEWS | BANDUNG - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa Kementerian Sosial masih melakukan perbaikan terhadap data kemiskinan di Indonesia.

Hal ini disampaikan saat kunjungannya ke Kantor Desa Cangkuang Wetan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (7/3/2025).

Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf, mengakui bahwa masih banyak bantuan sosial (bansos) yang dikeluarkan oleh Kementerian Sosial yang tidak tepat sasaran.

"Presiden Prabowo itu sejak usai pelantikan menteri pada Oktober tahun lalu, meminta supaya data itu diperbaiki, terutama data kemiskinan. Karena di tengah arus, banyak data yang tidak tepat sasaran," kata Gus Ipul dikutip dari keterangannya, Jumat (7/3/2025).

Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan bahwa setiap kementerian diminta untuk mengonsolidasikan data kemiskinan agar dapat terintegrasi di bawah Badan Pusat Statistik (BPS).

Ia menekankan bahwa langkah ini tidak hanya berlaku untuk lembaga pemerintah pusat, tetapi juga akan diterapkan di tingkat kepala daerah.

"Kalau dulu Kementerian Sosial punya data sendiri namanya DTKS, kemudian Bappenas punya data sendiri, lembaga yang lain punya data sendiri. Sekarang enggak ada lagi," tambahnya.

Gus Ipul juga menyatakan bahwa data kemiskinan yang terintegrasi nantinya dapat diakses oleh publik melalui beberapa aplikasi yang telah dikembangkan oleh BPS.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.