Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak
MoreTickets mengungkap acara musim panas yang paling banyak dicari di Hong Kong serta perubahan perilaku masyarakat dalam membeli tiket pertunjukan. /visi.news/ist
VISI.NEWS — Antusiasme warga Hong Kong terhadap hiburan langsung masih tinggi sepanjang musim panas 2026. Konser menjadi tontonan yang paling banyak dicari, sementara minat terhadap pertandingan olahraga melonjak tajam. Di saat yang sama, perilaku membeli tiket juga berubah: semakin banyak penonton mengambil keputusan hanya beberapa hari sebelum acara berlangsung.
Temuan tersebut terungkap dalam laporan terbaru MoreTickets, platform jual-beli kembali tiket acara langsung, yang merangkum pencarian pengguna di Hong Kong terhadap berbagai acara internasional dan lokal yang digelar sepanjang Juli dan Agustus 2026.
Data MoreTickets menunjukkan kategori konser menyumbang hampir dua pertiga dari seluruh pencarian acara live yang berlangsung pada Juli dan Agustus. Angka tersebut memperlihatkan bahwa musik masih menjadi magnet utama bagi masyarakat Hong Kong ketika mencari hiburan langsung.
Namun, ada perubahan menarik pada kategori olahraga.
Pencarian untuk acara olahraga meningkat sekitar 150 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Demam Piala Dunia FIFA 2026 disebut menjadi salah satu pendorong utama meningkatnya perhatian masyarakat terhadap pertandingan sepak bola dan berbagai momen olahraga berskala internasional.
Di tengah persaingan berbagai acara hiburan, nama-nama penyanyi lokal Hong Kong justru mendominasi pencarian.
Lebih dari 70 persen pencarian pengguna MoreTickets berkaitan dengan artis lokal Hong Kong atau pertunjukan yang digelar di kota tersebut. Dua nama yang paling menonjol adalah Sammi Cheng dan MC Cheung.
Keduanya berada di posisi teratas daftar acara yang paling banyak dicari untuk periode Juli dan Agustus.
AXA Presents: You & Mi Sammi Cheng Live at Hong Kong Kai Tak Stadium 2026 menempati peringkat pertama. Konser tersebut dijadwalkan berlangsung pada 10-12 Juli 2026 di Hong Kong.
Di posisi kedua terdapat MC Cheung E=MC² Concert 2026, yang dijadwalkan digelar pada 7-11 Juli 2026.
Popularitas keduanya menunjukkan bahwa artis lokal masih memiliki daya tarik kuat di pasar hiburan Hong Kong. Sammi Cheng, khususnya, memiliki basis penggemar lintas generasi, sementara MC Cheung menjadi salah satu nama yang banyak menarik perhatian penonton musik lokal.
Posisi ketiga ditempati Hong Kong Football Festival (HKFF) 2026. Ajang olahraga tersebut berlangsung pada 31 Juli hingga 5 Agustus 2026 dan menjadi salah satu acara olahraga paling banyak dicari pengguna MoreTickets.
Menariknya, FIFA World Cup 2026 yang berlangsung di luar Hong Kong juga masuk dalam daftar. Turnamen yang digelar pada 11 Juni-19 Juli 2026 itu berada di peringkat keempat pencarian.
Demam sepak bola global ternyata ikut memengaruhi minat masyarakat Hong Kong terhadap acara olahraga secara keseluruhan.
Di posisi kelima terdapat CTF Life Title-sponsors: 2026 TMElive International Music Awards yang berlangsung pada 22-23 Agustus 2026 di Hong Kong.
Sementara itu, gelombang musik Korea juga masuk dalam daftar. NMIXX 1ST WORLD TOUR <EPISODE 1: ZERO FRONTIER> IN HONG KONG menempati peringkat keenam dan dijadwalkan berlangsung pada 25-26 Juli 2026.
Dua acara di Macau juga berhasil masuk 10 besar. The Music of Chan Fai Young: King of Pop dan Hins Cheung UNPLUGGED 2 Second Movement Concert masing-masing menempati peringkat ketujuh dan kedelapan.
LiSA - LiVE is Smile Always~15~ in Hong Kong berada di posisi kesembilan, sedangkan ILLIT LIVE 'PRESS START' in HONG KONG berada di peringkat ke-10 dengan jadwal pertunjukan pada 22-23 Agustus 2026.
Daftar tersebut menunjukkan bahwa selera penonton Hong Kong semakin beragam. Artis lokal tetap mendominasi, tetapi konser K-pop, penyanyi Jepang, acara penghargaan musik, hingga pertandingan sepak bola internasional sama-sama memiliki pasar.
Perubahan bukan hanya terlihat dari acara yang dicari, tetapi juga dari cara masyarakat membeli tiket.
MoreTickets menemukan bahwa penonton Hong Kong semakin sering membeli tiket dalam waktu yang berdekatan dengan tanggal pertunjukan. Hampir dua dari setiap lima transaksi tiket atau sekitar 37 persen dilakukan dalam tujuh hari sebelum acara berlangsung.
Angka tersebut menunjukkan munculnya pola pembelian yang lebih spontan.
Penonton tidak selalu lagi merencanakan kehadiran di sebuah konser atau acara hiburan jauh-jauh hari. Sebagian justru menunggu hingga mendekati tanggal pertunjukan sebelum memutuskan untuk membeli tiket.
Pola pembelian mendadak tersebut paling kuat pada konser musik pop dan fan meeting.
Sekitar 55 persen transaksi tiket konser musik pop dilakukan dalam tujuh hari sebelum pertunjukan. Sementara pada fan meeting, proporsinya mencapai 40 persen.
Bagi penyelenggara acara, pola tersebut menunjukkan bahwa minat terhadap pertunjukan bisa tetap tinggi hingga mendekati hari pelaksanaan. Bagi konsumen, kondisi itu juga membuka kemungkinan untuk mencari tiket ketika jadwal sudah semakin dekat.
Yang menarik, kecenderungan membeli mendadak tersebut berjalan beriringan dengan meningkatnya pembelian tiket untuk satu orang.
Dari transaksi yang dilakukan pada tujuh hari terakhir sebelum acara, sekitar 60 persen merupakan pembelian tiket tunggal.
Artinya, banyak pengguna tidak selalu menunggu teman atau kelompoknya sebelum membeli tiket.
Ketika ada kesempatan untuk menghadiri acara yang diinginkan, sebagian penonton memilih mengamankan satu kursi terlebih dahulu.
Fenomena tersebut memperlihatkan perubahan cara masyarakat menikmati hiburan langsung.
Menonton konser atau pertandingan tidak selalu harus menjadi agenda kelompok. Bagi sebagian orang, pengalaman menyaksikan artis atau pertandingan secara langsung sudah cukup menjadi alasan untuk datang, meskipun harus hadir seorang diri.
Pola tersebut juga berkaitan dengan kemudahan teknologi dalam mencari tiket.
MoreTickets menyatakan menyediakan informasi ketersediaan tiket secara real time serta harga yang transparan. Dengan sistem tersebut, pengguna dapat membandingkan pilihan tiket yang tersedia dan mengambil keputusan lebih dekat dengan waktu pertunjukan.
Perubahan perilaku pembelian ini juga terlihat dari daftar acara yang tiketnya banyak dibeli dalam tujuh hari sebelum pelaksanaan pada Mei 2026.
FAMA (Nongfu): The Funniest Concert in All Hong Kong menjadi acara dengan transaksi last-minute terbanyak dalam periode tersebut.
Berikutnya adalah Sun Life Presents: SANDY LAM RESONANCE dan konser Laufey: A Matter of Time Tour in Hong Kong.
Daftar itu juga memperlihatkan bahwa artis internasional dan lokal sama-sama mampu menarik penonton yang mengambil keputusan pada menit-menit akhir.
Hang Seng Insurance Presents: 25+ EEG Family Concert dan b.balance Presents Live Band Concert juga masuk dalam daftar tersebut.
Sementara dari Macau, K-SPARK in MACAU, EXO PLANET #6 - EXhOrizon in MACAU, IVE WORLD TOUR <SHOW WHAT I AM> IN MACAO, serta UFC Fight Night Macau and Road to UFC turut menunjukkan tingginya mobilitas penonton untuk mengejar acara yang mereka inginkan.
Bagi pasar hiburan Hong Kong dan kawasan sekitarnya, tren tersebut memberikan gambaran bahwa permintaan tiket semakin dinamis.
Penonton tidak hanya mencari acara yang populer. Mereka juga semakin fleksibel dalam menentukan kapan harus membeli tiket.
Ada yang merencanakan jauh-jauh hari, tetapi tidak sedikit yang baru mengambil keputusan setelah tanggal pertunjukan semakin dekat.
Perubahan itu sekaligus membuat persoalan keamanan transaksi tiket menjadi semakin penting.
Ketika konsumen mencari tiket melalui berbagai kanal, mereka menghadapi risiko mendapatkan tiket yang tidak valid, informasi yang tidak jelas, atau harga yang sulit dibandingkan.
MoreTickets menawarkan sistem yang dirancang untuk mengurangi risiko tersebut. Platform itu menyebut memiliki jaringan pemasok tiket terverifikasi serta mekanisme penjual yang telah melalui proses pemeriksaan.
Sistem pembayaran juga menggunakan mekanisme escrow. Dana pembeli ditahan hingga tiket berhasil digunakan untuk memasuki acara. Mekanisme tersebut dimaksudkan untuk memberikan perlindungan tambahan bagi pembeli dan penjual.
MoreTickets juga mengklaim menyediakan jaminan pengembalian dana dalam kondisi tertentu, sekaligus menampilkan ketersediaan tiket secara real time dan harga yang transparan.
Perubahan perilaku konsumen Hong Kong ini pada akhirnya memperlihatkan satu hal: keinginan untuk menyaksikan hiburan secara langsung semakin kuat, tetapi cara orang mendapatkannya mulai berubah.
Konser Masih Menjadi Raja
Sammi Cheng dan MC Cheung menunjukkan kuatnya daya tarik artis lokal. K-pop dan musik Jepang memperluas pilihan bagi penggemar. Piala Dunia dan Hong Kong Football Festival mengangkat kembali gairah terhadap olahraga.
Dan di tengah semua itu, semakin banyak penonton tampaknya berkata: tidak perlu menunggu terlalu lama untuk memutuskan.
Selama tiket masih tersedia, satu kursi pun cukup untuk berangkat.
Tren pembelian tiket dalam tujuh hari terakhir memperlihatkan bahwa pengalaman live entertainment di Hong Kong kini semakin spontan. Penonton ingin memiliki akses yang lebih cepat, pilihan yang lebih luas, serta kepastian ketika akhirnya memutuskan membeli tiket.
Bagi industri hiburan, perubahan tersebut menjadi sinyal penting.
Persaingan tidak lagi hanya terjadi untuk menghadirkan artis atau pertandingan terbesar. Persaingan juga berlangsung pada bagaimana tiket dapat ditemukan, dibandingkan, dibeli, dan digunakan dengan mudah ketika konsumen sudah siap mengambil keputusan.
Dengan konser tetap mendominasi pencarian dan olahraga mengalami lonjakan perhatian, musim panas 2026 menunjukkan bahwa selera hiburan masyarakat Hong Kong semakin hidup.
Yang berubah adalah waktunya.
Jika dulu tiket harus direncanakan jauh hari, kini sebagian penonton justru menunggu hingga hitungan hari sebelum pertunjukan.
Dan ketika lampu panggung akhirnya menyala, mereka tetap ingin berada di sana.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!