Kondisi YTR di RSHS Bandung Terus Membaik, Operasi Masih Ditunda
Taufik Hidayat Ditangkap di Majalaya Setelah Jadi DPO Kasus Penyekapan Wanita Bandung./visi.news/ist.
Selain kondisi fisik yang membaik, kemampuan komunikasi korban juga mulai mengalami perkembangan. Tim medis menyebut korban kini sudah dapat berbicara meski masih terbatas karena masih dalam proses pemulihan.
"Untuk komunikasi, saat ini korban sudah bisa berbicara meskipun masih sedikit-sedikit karena memang masih dalam proses pemulihan," ujarnya.
Fitra menegaskan pihak rumah sakit belum dapat memastikan waktu pelaksanaan operasi. Penentuan jadwal tindakan lanjutan akan bergantung pada hasil evaluasi terhadap kondisi fisik, psikologis, dan status gizi pasien.
"Kami masih fokus pada pemulihan kondisi umum pasien. Belum bisa dipastikan berapa lama waktunya. Yang pasti kondisi psikis, status gizi, dan kesehatan secara keseluruhan harus pulih terlebih dahulu," katanya.
Untuk memberikan penanganan yang komprehensif, RSHS membentuk tim multidisiplin yang terdiri atas dokter bedah plastik, dokter spesialis mata, ahli gizi, psikolog, serta sejumlah dokter spesialis lainnya sesuai kebutuhan pasien.
"Kami mengarahkan tim yang terdiri dari dokter bedah plastik, dokter mata, ahli gizi, dan sejumlah dokter spesialis lainnya agar penanganan dilakukan secara komprehensif," tutur Fitra.
Pendekatan multidisiplin tersebut dilakukan untuk menangani berbagai aspek pemulihan korban, mulai dari perawatan luka, pemenuhan kebutuhan gizi, hingga pendampingan psikologis akibat trauma yang dialami. Hingga saat ini, proses perawatan YTR masih terus berlangsung di bawah pengawasan tim dokter dari berbagai disiplin ilmu.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!