Komitmen KPU Dorong Perempuan dan Anak Muda Berpartisipasi dalam Pemilu 2024
Upaya peningkatan literasi yang bersegmentasi perempuan dan anak muda ini, kata Devy, berangkat dari riset yang dilakukan Grid yang mencoba memotret harapan perempuan dan anak muda pada seorang pemimpin.
Dari riset itu, ditemukan bahwa perempuan masih dipengaruhi orang terdekatnya dalam menentukan pilihan. Untuk itu, menurut Devy, pentingnya literasi dilakukan.
“Ini bisa menjadi suatu upaya baik untuk peningkatan literasi karena literasi tadi, perempuan akan dipengaruhi pasangan dalam memutuskan, sebenarnya ada kemandirian sendiri,” kata Devy.
Account Manager Female & Children Media, Adisty Sugiharianty menjelaskan bahwa berdasarkan riset yang dilakukan Kompas, ada 103,5 juta yang merupakan potensi pemilih perempuan, dan 128,5 juta merupakan usia muda 15-44 tahun (Gen Z - Millennials) menjadi pemilih muda yang akan mendominasi pemilihan umum 2024.
Sementara dalam menentukan pilihan, Adisty merujuk riset yang dilakukan Parapuan tahun 2021, perempuan cenderung dipengaruhi oleh keluarga (orang tua dan pasangan).
Adisty pun menjelaskan beragam program dan kampanye yang dilakukan Grid Network untuk meningkatkan literasi perempuan dan anak muda terkait pemilu melalui berbagai kegiatan.
Turut hadir, Editor in Chief Parenting and Children Media (Nakita, Gridhealth, Bobo), David Togatorop, Editor in Chief GRID (Grid.id, Stylo, Cewekbanget.id), Deddy Adrian, Editor in Chief Parapuan Network & Nova, Indira Saraswaty beserta jajaran Grid Network. @fen
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!