Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026

Komisi VIII DPR RI Minta Menag “JaMu”

ED
Sabtu, 30 Oktober 2021 | 18:05 WIB
Bagikan
Komisi VIII DPR RI Minta Menag “JaMu”

VISI.NEWS | JAKARTA – Pernyataan Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas bahwa “Kementerian Agama RI adalah hadiah untuk Nahdatul Ulama (NU) “ terus menuai kontroversi. Pernyataan itu dinilai meresahkan sehingga Menteri Agama diminta untuk menjaga mulut alias (JaMu).

“Pernyataan seperti itu bukan hanya meresahkan tetapi juga mengkotak-kotakkan umat, padahal Menteri Agama seharusnya adalah mengayomi seluruh umat beragama di Indonesia,” kata anggota Komisi VIII DPR RI Endang Maria Astuti, dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (30/10/21).

Menurut Endang, Menag Gus Yaqut seharusnya sadar bahwa posisinya sekarang adalah sebagai Menteri Agama RI, bukan sekadar Ketua GP Ansor—sayap organisasi NU—yang dipimpinnya. Dengan demikian ucapan Gus Yaqut harus mencerminkan kapasitasnya sebagai Menteri Agama.

Oleh sebab itulah, Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI ini meminta Menag Gus Yaqut untuk menjaga mulutnya dengan tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang dapat menyinggung pihak lain dan berpotensi mengoyak ukhuwah Islamiyah dan wathoniyah umat yang saat ini membutuhkan solidaritas dan gotong royong yang tinggi dalam menghadapi pandemic Covid-19.

“Kalau beliau bukan Menteri Agama, atau misalnya beliau sebagai Ketua GP Anshor saja, mungkin pernyataan itu bisa kita pahami. Tapi kalau beliau sebagai Menteri Agama dan mengeluarkan pernyataan seperti itu, yang jelas hanya akan memperkeruh suasana dan kegaduhan umat,” ujar Legislator Senayan dari Dapil Jateng IV (Sragen, Karanganyar dan Wonogiri) ini.

Srikandi Beringin ini tidak mempersoalkan apakah pernyataan itu benar bahwa Kementerian Agama RI adalah hadiah bagi NU ataupun tidak. “Karena bagi saya, benar saja hal seperti itu tidak perlu diungkapkan demi menjaga harmonisasi antar-umat Islam, apalagi yang sifatnya debatable,” katanya.

Endang yang juga Pengurus KPPG ini berpendapat, sebagai seorang Menteri Agama sudah sepatutnya Gus Yaqut mempertimbangkan masak-masak setiap kalimat yang diucapkannya. Itu karena apa yang diucapkan oleh seorang Menteri Agama akan berdampak kepada umat.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.