Komisi V DPRD Jabar Dorong Penguatan Germas dan Pemerataan Pelayanan Kesehatan
Humaira mengatakan, tingginya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) juga menjadi perhatian. Hingga minggu ke-25 tahun 2025, tercatat 17.281 kasus dengan 61 kematian, tertinggi di Indonesia.
Pengendalian DBD, menurut Komisi V, tidak cukup hanya dengan intervensi medis, tetapi memerlukan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan pemberantasan sarang nyamuk.
Dalam konteks anggaran, Komisi V mendukung efisiensi APBD 2025 yang akuntabel dan transparan, namun menegaskan bahwa program promotif dan preventif seperti Germas tidak boleh dikurangi, karena merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan masyarakat Jawa Barat.
“Pemenuhan hak atas kesehatan adalah tanggung jawab negara. Germas harus menjadi gerakan bersama seluruh lapisan masyarakat agar visi Jawa Barat Sehat dan Sejahtera benar-benar terwujud,” tegas Humaira. @kos
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!