Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Komisi V DPRD Jabar Dorong Penguatan Germas dan Pemerataan Pelayanan Kesehatan

Desi Rossilawati
Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:03 WIB
Bagikan
Komisi V DPRD Jabar Dorong Penguatan Germas dan Pemerataan Pelayanan Kesehatan

VISI.NEWS | BANDUNG - Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menegaskan pentingnya penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan berkeadilan dalam kegiatan pengawasan terhadap Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat yang digelar pada Senin (20/10/2025).

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Humaira Zahrotun Noor, menegaskan kegiatan pengawasan ini tidak semata mencari kekurangan, tetapi memastikan setiap program dan kebijakan kesehatan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

"Berdasarkan SSGI 2024, prevalensi stunting di Jawa Barat mencapai 15,9% menurun signifikan, namun kesenjangan antarwilayah masih tinggi," kata Humaira, politisi Fraksi PKB ini dalam keterangannya.

Komisi V menilai, lanjutnya, upaya penurunan stunting perlu diimbangi dengan penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) agar menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan masyarakat.

Komisi V menyoroti pentingnya perluasan Germas berbasis komunitas melalui kerja sama lintas sektor sekolah, pesantren, organisasi masyarakat, hingga dunia usaha.

"Persoalan kesehatan seperti stunting, DBD, HIV/AIDS, hingga gangguan mental, dinilai berakar dari rendahnya kesadaran hidup sehat," ujarnya.

Selain itu, kata dia, ketersediaan tenaga kesehatan di beberapa daerah masih di bawah standar ideal.

Komisi V mendorong rekrutmen tenaga kesehatan berbasis daerah, pemberian insentif yang adil, serta peningkatan kesejahteraan dan perlindungan bagi tenaga kesehatan non-ASN dan relawan.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.