Komisi V DPRD Jabar Dorong Penguatan Germas dan Pemerataan Pelayanan Kesehatan
VISI.NEWS | BANDUNG - Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menegaskan pentingnya penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan berkeadilan dalam kegiatan pengawasan terhadap Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat yang digelar pada Senin (20/10/2025).
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Humaira Zahrotun Noor, menegaskan kegiatan pengawasan ini tidak semata mencari kekurangan, tetapi memastikan setiap program dan kebijakan kesehatan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
"Berdasarkan SSGI 2024, prevalensi stunting di Jawa Barat mencapai 15,9% menurun signifikan, namun kesenjangan antarwilayah masih tinggi," kata Humaira, politisi Fraksi PKB ini dalam keterangannya.
Komisi V menilai, lanjutnya, upaya penurunan stunting perlu diimbangi dengan penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) agar menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan masyarakat.
Komisi V menyoroti pentingnya perluasan Germas berbasis komunitas melalui kerja sama lintas sektor sekolah, pesantren, organisasi masyarakat, hingga dunia usaha.
"Persoalan kesehatan seperti stunting, DBD, HIV/AIDS, hingga gangguan mental, dinilai berakar dari rendahnya kesadaran hidup sehat," ujarnya.
Selain itu, kata dia, ketersediaan tenaga kesehatan di beberapa daerah masih di bawah standar ideal.
Komisi V mendorong rekrutmen tenaga kesehatan berbasis daerah, pemberian insentif yang adil, serta peningkatan kesejahteraan dan perlindungan bagi tenaga kesehatan non-ASN dan relawan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!