Komisi V DPR : Jangan Lagi Alami Keterlambatan dalam Penyelesaian Tol Cisumdawu
"Saya lihat sebagian besar sudah mampu diselesaikan dengan baik. Selain itu pula terdapat persoalan-persoalan teknis termasuk diantaranya adalah penggunaan spesifikasi Geofoam yang diduga dapat menambah nilai waktu pelaksanaan dan menambah jangka waktu penyelesaian pekerjaan," ucapnya.
Dari penjelasan Kementerian PUPR, lanjut Andi, Geofoam sendiri merupakan teknologi yang belum terlalu familiar digunakan dan cenderung baru. Walaupun dianggap seakan sudah lama digunakan di tempat-tempat lain.
"Untuk itu kita saat ini meminta jaminan, baik kepada Kementerian PUPR dan juga pihak swasta yang terlibat, apakah dengan spesifikasi menggunakan Geofoam ini memang lebih maksimal hasilnya dan lebih mempunyai daya tahan yang cukup panjang jika digunakan dalam konstruksinya," tandas Andi.
Ia mengatakan, dengan pemakaian teknologi Geofoam itu diharapkan betul-betul bisa menyelesaikan permasalahan, terutama di daerah-daerah longsoran.
Senada dengan Andi Iwan Darmawan Aras, Anggota Komisi V DPR RI Mulyadi mendesak agar pengoperasian Jalan Tol Cisumdawu tidak lagi mengalami keterlambatan dari batas waktu yang telah ditetapkan.
"Konsekuensi dari delay proyek ini kan akhirnya ada pembengkakan biaya. Belum lagi misalnya ada pengaruh kepada masa konsesi dan opportunity lost. Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa proyek ini harus segera selesai. Tadi juga ada masukan dari pihak Pemkab Majalengka supaya jalan tol ini betul-betul bisa segera difungsikan," kata Mulyadi.@nia
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!