Herman: Pramuka Jabar Harus Cetak Generasi Pancawaluya 27 Aug 2026 CBN dan Alibaba Cloud Percepat Adopsi AI di Indonesia 27 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Herman: Pramuka Jabar Harus Cetak Generasi Pancawaluya 27 Aug 2026 CBN dan Alibaba Cloud Percepat Adopsi AI di Indonesia 27 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026

Komisi V DPR : Jangan Lagi Alami Keterlambatan dalam Penyelesaian Tol Cisumdawu

ED
Sabtu, 10 Juni 2023 | 06:38 WIB
Bagikan
Komisi V DPR : Jangan Lagi Alami Keterlambatan dalam Penyelesaian Tol Cisumdawu

VISI.NEWS | SUMEDANG - Tim kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras meninjau progres penyelesaian pembangunan Jalan Tol Cisumdawu seksi 5 dan 6 di Kabupaten Sumedang, Majalengka, Provinsi Jawa Barat.

Kunjungan kerja tersebut dilakukan dalam rangka meninjau pembangunan infrastruktur jalan tol Cisumdawu sebagai sarana dan prasarana penunjang mobilitas masyarakat di provinsi Jawa Barat dan sekitarnya.

"Kita semua yakin bahwa ketersediaan infrastruktur yang baik merupakan mesin utama pendorong investasi, pemacu pertumbuhan ekonomi dan distribusi logistik, serta pemerataan hasil pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan dapat bergerak cepat dan berinovasi, baik dalam bentuk kebijakan dalam kewenangannya, maupun dalam bentuk program-program kerja, khususnya percepatan pelaksanaan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pasca Covid-19," kata Andi Iwan Darmawan Aras di Sumedang, Jabar, Jum'at (9/6/2023).

Ia juga menyampaikan bahwa Komisi V DPR berharap penyelesaian Tol Cisumdawu tidak lagi mengalami keterlambatan. "Kita harapkan dapat segera diselesaikan karena ini keterkaitannya juga dengan investasi pemerintah yang lain, misalkan untuk Bandara Kertajati. Salah satu persoalan kenapa Bandara Kertajati tidak optimal adalah karena akses dari kota Bandung menuju Kertajati itu melalui Tol Cisumdawu ini," ungkapnya.

Ia berharap, dengan beroperasinya Tol Cisumdawu maka bisa membuat masyarakat kota Bandung mudah mengakses Bandara Kertajati. "Selama ini pilihannya menjadi lebih ke (bandara) Cengkareng atau ke Halim dibandingkan ke Kertajati karena akses jalan yang lebih jauh dibandingkan kalau Cisumdawu," papar Andi.

Dikatakannya, ada beberapa kendala-kendala yang menjadi penyebab keterlambatan penyelesaian Jalan Tol Cisumdawu, antara lain yakni mengenai pembebasan lahan. Oleh karenanya Komisi V mendorong agar Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota ikut berperan aktif dalam upaya memediasi pembebasan lahan tersebut.

"Saya lihat sebagian besar sudah mampu diselesaikan dengan baik. Selain itu pula terdapat persoalan-persoalan teknis termasuk diantaranya adalah penggunaan spesifikasi Geofoam yang diduga dapat menambah nilai waktu pelaksanaan dan menambah jangka waktu penyelesaian pekerjaan," ucapnya.

Dari penjelasan Kementerian PUPR, lanjut Andi, Geofoam sendiri merupakan teknologi yang belum terlalu familiar digunakan dan cenderung baru. Walaupun dianggap seakan sudah lama digunakan di tempat-tempat lain.

"Untuk itu kita saat ini meminta jaminan, baik kepada Kementerian PUPR dan juga pihak swasta yang terlibat, apakah dengan spesifikasi menggunakan Geofoam ini memang lebih maksimal hasilnya dan lebih mempunyai daya tahan yang cukup panjang jika digunakan dalam konstruksinya," tandas Andi.

Ia mengatakan, dengan pemakaian teknologi Geofoam itu diharapkan betul-betul bisa menyelesaikan permasalahan, terutama di daerah-daerah longsoran.

Senada dengan Andi Iwan Darmawan Aras, Anggota Komisi V DPR RI Mulyadi mendesak agar pengoperasian Jalan Tol Cisumdawu tidak lagi mengalami keterlambatan dari batas waktu yang telah ditetapkan.

"Konsekuensi dari delay proyek ini kan akhirnya ada pembengkakan biaya. Belum lagi misalnya ada pengaruh kepada masa konsesi dan opportunity lost. Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa proyek ini harus segera selesai. Tadi juga ada masukan dari pihak Pemkab Majalengka supaya jalan tol ini betul-betul bisa segera difungsikan," kata Mulyadi.@nia

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.