Kolesterol Tinggi di Balik Seafood: Ini Daftar yang Perlu Dikontrol
Editor
Desi Rossilawati
Minggu, 31 Agustus 2025 | 00:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Seiring bertambahnya usia, penting untuk lebih memperhatikan kandungan kolesterol dalam makanan, termasuk pada ikan dan seafood. Pasalnya, kadar kolesterol yang tinggi dapat meningkatkan risiko gangguan jantung dan stroke.
Kolesterol terbagi menjadi dua jenis, yakni LDL atau kolesterol “jahat” yang berpotensi menumpuk di pembuluh darah, serta HDL atau kolesterol “baik” yang membantu menjaga kesehatan tubuh. Para ahli merekomendasikan agar asupan kolesterol dari makanan tidak melebihi 300 miligram per hari.
Beberapa jenis seafood diketahui mengandung kolesterol cukup tinggi. Di antaranya, sarden yang mengandung sekitar 40 mg per ons, udang dengan 170 mg per 4 ons, serta cumi-cumi yang mencapai 198 mg per 3 ons. Selain itu, lobster memiliki sekitar 200 mg kolesterol dalam 3 ons, sementara salmon Atlantik 7 ons mengandung sekitar 109 mg kolesterol.
Meski demikian, tidak semua seafood berdampak buruk bagi kesehatan. Salmon, misalnya, tetap dianjurkan dalam jumlah wajar karena kaya asam lemak omega-3 yang baik untuk jantung.
Pakar gizi menekankan bahwa kunci mengonsumsi seafood adalah mengatur porsinya dan memperhatikan cara pengolahannya. Menghindari lemak jenuh berlebih seperti gorengan atau saus berbasis mentega dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap sehat.
@ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!