Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026

KKP RI Gandeng Pemkab Garut Bangun Sentra Kuliner Ikan

ED
Senin, 16 Mei 2022 | 10:13 WIB
Bagikan
KKP RI Gandeng Pemkab Garut Bangun Sentra Kuliner Ikan
VISI.NEWS | KABUPATEN GARUT - Bupati Garut, Rudy Gunawan mengungkapkan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia (RI) akan membuat sebuah percontohan pemasaran hasil perikanan dengan memanfaatkan dan merevitalisasi pasar ikan yang ada di daerah Tarogong, Kabupaten Garut. "(Sebetulnya) sudah dibangun di (pasar ikan) Tarogong, tapi gagal pembangunannya, nah kementerian ini menganggap Garut ini destinasi wisatanya luar biasa (sehingga) ingin diselesaikan lanjutannya, makanya Pak Direktur datang ke kami ini minta supaya ada kolaborasilah percepatan dalam rangka menyelesaikan masalah (pembangunan pasar ikan) di tahun ini," ujar Bupati Garut, usai menerima kunjungan kerja rombongan Direktorat Jenderal (Ditjen) Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP RI, di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garutkota, Kabupaten Garut, Sabtu 14 Mei 2022, dilansir dari laman resmi Pemdakab Garut. Bupati menyatakan, penyebab gagalnya pembangunan ini karena kurang profesionalnya pemborong yang mengerjakannya. Meski demikian, pihaknya berharap, bila selesai nanti bisa dihibahkan kepada Pemkab Garut "Nanti kalau sudah selesai (akan) dihibahkan dari Kementerian kepada Pemda Garut, ini juga terima kasih saya dapatkan ini (pembangunan pasar ikan) dari Kementerian," ucapnya. Sementara itu, Direktur Pemasaran Ditjen PDSPKP, KKP RI, Erwin Dwiyana, menuturkan, pihaknya berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan yang terkendala di tahun 2021. Apalagi, menurutnya, pembangunan sentra kuliner ikan ini sudah mencapai 50 persen. "Kami targetkan bisa selesai di tahun ini bersama-sama dengan Bapak bBpati dan jajaran, mudah-mudahan tahun ini bisa selesai sentra kuliner dan menjadi destinasi wisata kuliner yang baru di Kabupaten Garut tentunya," tutur Erwin. Ia mengungkapkan pihaknya beralasan memilih Kabupaten Garut sebagai lokasi pembangunan sentra kuliner ikan ini. Karena, kata dia, wilayah Jawa Barat bagian selatan khususnya Garut terkenal dengan ikan budi daya air tawarnya. "Tentunya potensi ini kan perlu dijual, artinya dijual itu bisa menjadi usaha kuliner atau memperkenalkan menu-menu ikan khas dari Kabupaten Garut, dan salah satunya kita ingin mendorong bahwa sentra kuliner ini bisa menjadi semacam tempat (kuliner ikan bagi) masyarakat domestik ataupun dari luar Garut," ungkapnya. Erwin pun menjelaskan, nantinya sentra kuliner ikan yang kini sedang dibangun di Pasar Ikan Tarogong ini akan disediakan lapak yang dilengkapi dengan fasilitas pendukung, dengan harapan nantinya bisa dimanfaatkan oleh wirausaha ataupun UMKM yang ada di Kabupaten Garut. "Kami berharap untuk pemanfaatan ataupun nanti sentra kuliner ini juga bisa mengangkat wirausaha-wirausaha kuliner yang ada di Kabupaten Garut, baik itu mungkin yang bisa jadi generasi mudanya, bisa jadi UMKM bisa masuk ke dalam sentra kuliner ini," jelas Erwin. Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Garut, Sofyan Yani, memaparkan, dulunya kegiatan transaksi di Pasar Ikan Tarogong ini sudah bagus, tetapi penghasilannya hanya dari satu jenis yaitu dari penjualan ikan basah, baik ikan konsumsi maupun ikan benih. "Nanti kalau sudah di bentuk, kegiatan keseluruhan pembangunan seperti ini, selain ikan basah juga nanti ada olahan tersedia lewat oleh-oleh, dan kuliner, kuliner itu ada mungkin makanan ya siap (saji seperti) restauran yang bersumber dari ikan dominannya karena ini dalam rangka meningkatkan pembangunan perikanan," kata Kadiskanak Garut. Ia berharap dengan adanya pertemuan antara Bupati Garut dan KKP RI ini, pembangunan sentra kuliner ikan bisa selesai sehingga bisa segera difungsikan dan dimanfaatkan. "Manfaatnya nanti banyak (seperti) penyerapan tenaga kerja, kemudian pemanfaatan lainnya juga ini sumber ekonomi, yang ketiga sebagai sumber PAD Pemda karena ini kan nanti kalau di pihak ketigakan (atau) disewakan atau dikelola itu ada pemasukan buat pemerintah daerah sebagai sumber PAD." tandasnya. @fen

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.