KKN FIIKES UNMUH Jember di Kencong Resmi Ditutup
“Kami sangat berterima kasih atas penerimaan dan dukungan yang luar biasa dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, Koramil, Polsek dan masyarakat. Selama masa KKN terjalin sinergi yang sangat baik sehingga seluruh program kerja dapat terlaksana dengan maksimal,” ungkapnya.
Menurut Asrafi, pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat memberikan pelajaran berharga bagi mahasiswa dalam memahami persoalan kesehatan dan sosial yang terjadi di lapangan.
“Kami belajar bahwa pengabdian yang berhasil lahir dari kolaborasi yang kuat antara kampus, pemerintah, dan masyarakat. Pengalaman ini menjadi bekal penting bagi kami sebagai calon tenaga kesehatan agar lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Bagi FIIKES UNMUH Jember, pelaksanaan KKN bukan sekadar kegiatan akademik, melainkan proses pembentukan karakter mahasiswa agar memiliki kepedulian sosial, kemampuan komunikasi, dan jiwa kepemimpinan yang dibutuhkan dalam dunia kerja maupun pengabdian kepada masyarakat.
Penutupan KKN berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan tersebut menjadi refleksi atas berbagai pengalaman, tantangan, serta capaian yang telah diraih selama pengabdian. Melalui KKN ini, UNMUH Jember berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin untuk melahirkan inovasi-inovasi yang mendukung pembangunan daerah serta peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!