Kisah Raja Andalusia Spanyol Saat Menghadapi Kemarau Panjang

ED
Selasa, 31 Oktober 2023 | 04:57 WIB
Bagikan
Kisah Raja Andalusia Spanyol Saat Menghadapi Kemarau Panjang

VISI.NEWS | BANDUNG - Kemarau dan kekeringan panjang menjadi salah satu musim yang kerap dihadapi umat manusia di seluruh penjuru dunia. Tak hanya zaman sekarang, bahkan dari dulu kemarau panjang sudah dirasakan oleh manusia, hingga pada akhirnya menjadi kisah-kisah luar biasa perihal bagaimana cara mereka menjalani hidup di tempat yang serba kekurangan sumber mata air.

Benar memang, kehadiran musim kemarau yang panjang bisa membawa petaka tersendiri bagi manusia. Dan tidak sedikit dari mereka yang mengalami kelaparan dan kehausan karena habisnya makanan dan minuman. Bahkan tidak sedikit pula wabah kematian menimpa mereka di berbagai penjuru dunia ketika musim ini sudah tiba.

Kejadian-kejadian seperti ini sudah terjadi sejak zaman dahulu. Bahkan lebih parah dari kemarau yang dirasakan oleh manusia saat ini.

Salah satunya adalah kemarau panjang yang terjadi pada masa kejayaan Andalusia, Spanyol di bawah pimpinan Abdurrahman III an-Nashir, salah satu penguasa terbesar dan paling sukses di Andalusia.

Alkisah, suatu saat Andalusia mengalami musim kemarau yang sangat panjang di masa kepemimpinan Abdurrahman III an-Nashir, sehingga semua makanan mulai menipis. Tidak hanya di desa-desa namun juga di dalam kerajaan itu sendiri. Sumber air mulai kering dan yang tersisa hanyalah air sedikit yang tidak cukup untuk digunakan oleh semua orang yang ada di Andalusia.

Semakin hari keadaan semakin parah dan mencekam. Banyak rakyat-rakyat Andalusia yang mulai mati kelaparan. Persediaan makanan yang mereka simpan mulai menipis bahkan banyak yang sudah habis, sehingga mereka tidak menemukan makanan yang bisa mereka konsumsi saat itu.

Melihat rakyatnya yang sangat menderita itu, Raja Abdurrahman III an-Nashir sangat terpukul dan sedih. Ia sebenarnya ingin memberikan bantuan makanan dan minuman kepada mereka, namun ia sadar bahwa di dalam kerajaan juga sangat membutuhkan pada makanan dan minuman itu. Hingga pada akhirnya, ia memiliki inisiatif untuk melakukan shalat istisqa’, yaitu salah satu shalat sunnah yang dilakukan untuk meminta diturunkannya hujan dan dilakukan saat-saat terjadi kemarau panjang.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.