Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026

KILAS BALIK PIALA DUNIA | Tujuh Momen Teraneh Piala Dunia (2)

ED
Selasa, 1 November 2022 | 19:04 WIB
Bagikan
KILAS BALIK PIALA DUNIA | Tujuh Momen Teraneh Piala Dunia (2)

VISI.NEWS -

3. Protes kerajaan (Spanyol, 1982)

Protes yang luar biasa, jika sama sekali tidak ada gunanya, delapan tahun kemudian berhasil.

Alain Giresse tampaknya telah menempatkan Prancis 4-1 melawan Kuwait sebelum ikan kecil itu menyergap wasit yang mengklaim bahwa mereka berhenti bermain setelah mendengar peluit yang sebenarnya muncul dari kerumunan.

Awalnya tidak terpengaruh oleh semua seruan untuk menganulir gol tersebut, wasit berubah pikiran ketika seorang anggota keluarga kerajaan Kuwait, Sheikh Fahad al-Ahmed, menyerbu lapangan untuk membawa para pemain keluar.

Yang membuat Prancis takjub, gol Giresse kemudian masuk dalam daftar pencetak gol. Fahad kemudian meminta maaf kepada Michel Platini atas gangguannya yang, berkat gol telat Maxime Bossis, ternyata sama sekali tidak penting.

4. Aib Gijón (Spanyol, 1982)

Perilaku tidak sportif Jerman Barat dan Austria sangat mencurigakan sehingga FIFA kemudian mengubah aturan permainan grup terakhir.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.