Kiai Masduki Baidowi: Hadapi Tahun Politik, MUI Harus Mampu Integrasikan Umat
VISI.NEWS | JAKARTA - Komisi Informasi dan Komunikasi (Infokom) MUI menggelar Halaqoh mingguan yang ke 18 secara daring melalui virtual zoom, (07/12/22).
Dalam kesempatan ini, Ketua MUI Bidang Infokom Kiai Masduki Baidlowi menyampaikan fenomena tahun politik 2024 yang sudah mulai ramai diperbincangkan.
“Waktunya memang masih lama, tetapi karena ini sebuah proses politik partai untuk kepentingan nasional, maka tahun politik itu terasa sudah dekat,” demikian kata Ulama yang juga Staf Khusus Wapres Ma’ruf Amin saat menyampaikan sambutannya, dilansir dari laman resmi MUI pusat.
Indonesia akan menghadapi tahun politik yakni pada 14 Februari 2024 mendatang. Pada tahun tersebut akan diselenggarakan pemilihan presiden dan wakil presiden sebagai penerus kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Kiai Ma’ruf Amin.
Kiai Masduki menyebutkan bahwa dalam tahun politik 2024 nanti, MUI harus menempatkan diri sebagai lembaga yang netral serta dapat mengambil posisi yang strategis.
“MUI dalam konteks politik praktis di 2024 diletakkan dalam posisi netral, dalam artian jangan terjebak dalam politik praktis,” tuturnya
Selanjutnya, kata dia, MUI mesti mengambil posisi strategis pada tahun politik 2024 mendatang. Kiai Masduki menegaskan bahwa MUI menghindar dari politik yang sifatnya praktis.
Jika berbicara mengenai politik, tentunya ada dua pembahasan, yakni high politik dan juga low politik. Jelasnya, dalam pembicaraan high politik, sasarannya adalah bagaimana MUI agar dapat menjadi inspirasi dan patokan bagi umat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!