KHUTBAH JUMAT | Takdir dan Tawakal

ED
Jumat, 7 Februari 2025 | 04:22 WIB
Bagikan
KHUTBAH JUMAT | Takdir dan Tawakal

Sebab Allah menciptakan banyak takdir untuk hamba-Nya. Dan masing-masing takdir dibarengi dengan sebab-sebab yang dapat dilakukan seorang hamba sebagai jalan dan cara untuk mencapainya.

Sehingga segala usaha yang dilakukan manusia dalam mencapai takdirnya adalah ketaatan kepada Allah dari sisi lahiriah. Sedangkan tawakkal, dengan mempercayakan sepenuhnya atas segala urusan kepada Allah merupakan amaliyah hati.

Dalam Surat At-Talaq Ayat: 3 Allah berfirman,

وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُۥٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَٰلِغُ أَمْرِهِۦ ۚ قَدْ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَىْءٍ قَدْرًا

Artinya : “Dan Allah memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.”

Ketika seseorang sudah memiliki sifat tawakkal yang teguh, dia akan merasa tenang atas semua hal yang dihadapi, tidak ada rasa gelisah dan khawatir. Sebab ia sudah yakin dan memasrahkan segalanya kepada Allah. Jika sudah demikian, seorang hamba tidaklah mungkin akan melakukan hal-hal yang dilarang Allah dan Rasul-Nya demi menggapai keinginan dan ambisinya, atau karena putus asa dari kenyataan hidup dan musibah yang dia hadapi. Sebagai pengingat Nabi Saw. bersabda :

أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا اللَّهَ وَأَجْمِلُوا فِى الطَّلَبِ فَإِنَّ نَفْسًا لَنْ تَمُوتَ حَتَّى تَسْتَوْفِىَ رِزْقَهَا وَإِنْ أَبْطَأَ عَنْهَا فَاتَّقُواا اللَّهَ وَأَجْمِلُوا فِى الطَّلَبِ خُذُوا مَا حَلَّ وَدَعُوا مَا حَرُمَ

“Wahai umat manusia, bertakwalah kalian kepada Allah, dan tempuhlah jalan yang baik dalam mencari rezeki, karena sesungguhnya tidaklah seorang hamba akan mati, hingga ia benar-benar telah mengenyam seluruh rezekinya, walaupun terlambat datangnya. Maka bertakwalah kepada Allah, dan tempuhlah jalan yang baik dalam mencari rezeki. Tempuhlah jalan-jalan mencari rezeki yang halal dan tinggalkan yang haram.” (HR. Ibnu Majah no. 2144)

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.