KHUTBAH JUMAT | Takdir dan Tawakal
Namun juga jangan lupa, dalam berikhtiar dan berupaya, kita sandarkan hasil akhir dan keputusannya kepada Allah, seperti itulah yang namanya tawakkal. Mempercayakan sepenuhnya dalam segala hal, baik itu urusan duniawi maupun ukhrawi, kepada Allah Swt. dengan tetap berusaha sampai batas kemampuan.
Hadirin jama'ah Jumat yang di rahmati Allah,
Orang yang tawakkal dan selalu menggantungkan segala urusannya kepada Allah itu ibarat hubungan anak kecil dengan ibunya. Bagi anak, ibu adalah satu-satunya yang ia kenal sekaligus menjadi penenangnya. Ia akan mencari sosok ibunya kala jauh. Anak akan mempercayakan segala urusannya kepada ibu. Mulai makan, minum dan membersihkan tubuhnya, karena dia tidak tahu dan merasa tidak mampu untuk melakukan itu semua. Ia hanya bisa menangis atas keinginan dan apa yang dirasakannya. Begitupun selayaknya bagi seorang hamba, urusan rejeki, umur, jodoh dan segala hal yang sudah di luar kemampuan, hendaknya kita curahkan dengan deraian air mata kepada Allah. Karena hanya Dia yang bisa memenuhi semua itu dan Dia yang tahu bagaimana sebaiknya. Firman-Nya dalam sebuah hadis qudsi :
قال النَّبِيُّ – صلى الله عليه وسلم : يَقُوْلُ اللهُ تَعَالَى : أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بي ، وَأَنَا مَعَهُ إِذَا ذَكَرَنِيْ
Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya Allah berkata: “Aku sesuai prasangka hambaku pada-Ku dan Aku bersamanya apabila ia memohon kepada-Ku” (HR Muslim)
Hadirin jamaah Jumat yang di rahmati Allah,
Usaha keras, berdoa, berobat saat sakit, meminta tolong kepada orang lain dalam menggapai sebab-sebab yang dapat mengantarkan seseorang untuk menggapai keinginannya, semua itu tidaklah membatalkan pengertian dari tawakkal itu sendiri. Bahkan yang demikian termasuk dalam rangkaian tawakkal.
Jadi tawakal itu berpaling dari satu takdir ke takdir yang lain. Semisal seorang yang tengah sakit, dengan dia berobat, dia berpindah ke takdirnya yang lain. Dari takdir yang berupa sakit, ingin kesembuhan yang menjadi takdir berikutnya. Begitupun dengan berdoa dari mara bahaya dan meminta kebaikan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!